MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tingginya intensitas hujan membuat wilayah Badung utara dikepung bencana longsor dan pohon tumbang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung menyebutkan, sejak Rabu (31/1) dan Kamis (1/2/2018), sedikitnya ada belasan titik longsor di Petang.
Beruntung bencana tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. Namun, sejumlah jalan raya bahkan sebuah pinggiran kuburan atau setra di wilayah Kecamatan Petang amblas tergerus longsor. Selain longsor, Badung utara juga dibayang-bayangi bencana pohon tumbang.
Adapun beberapa titik longsor diantaranya, dua titik di timur Pasar Petang, dua titik longsor di Jalan Petang menuju Luwus Tabanan. Longsor di Banjar Angantiga-Petang. Sebuah longsor juga menguruk kandang babi di Jalan Raya Batu Lantang-Petang. Longsor rumah di Banjar Samuan Kawan-Carangsari. Longsor serta pohon tumbang menimpa warung dan garase di Desa Getasan. Kemudian longsor di Penyikapan Desa Sulangai.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr Ermy Setiari yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia longsor akibat hujan lebat ini sudah dalam proses pendataan. Namun dari informasi awal, bencana yang menerjang Badung ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun material dalam skala besar. “Iya, dari tadi pagi (kemarin) laporan (kejadian) yang masuk banyak sekali. Dan kita sudah langsung atensi dengan menurunkan TRC (tim reaksi cepat) ke lokasi kejadian. Sekarang sudah proses pendataan,” ujarnya.










