“Pada kesempatan yang baik ini, saya berpesan kepada masyarakat penerima hibah dan BKK agar selalu bersatu padu melaksanakan semua program pembangunan di wilayah masing-masing. Kita semua Semeton Bali umat sedharma harus bersatu membangun jembatan emas untuk generasi masa depan, dengan membangun infrastruktur, sarana dan prasarana di berbagai bidang demikian pula di bidang keagamaan sebagai wujud sradha dan bhakti sebagai umat Hindu,” ujarnya.
Disisi lain ia juga mengingatkan para penerima hibah agar betul-betul memanfaatkan dana yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat bukan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja. Disebutkan bahwa tim monitoring Pemkab Badung akan selalu melakukan pengawasan dan evaluasi kebawah, sesuai dengan tatanan regulasi agar jangan sampai maksud baik Pemkab Badung menjadi preseden buruk menimbulkan masalah hukum dalam pelaksanaannya di tingkat bawah. “Ketika program ini kita tetapkan di APBD, sudah mendapatkan pengawasan dan verifikasi dari Provinsi. Melalui kegiatan ini, saya ingin bantuan ini berbicara sehingga siapapun yang mendapatkan bantuan agar betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat jangan sampai bantuan ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja. Tim monitoring Pemkab Badung akan selalu melakukan monev atas realisasi bantuan hibah dan BKK ini, begitu juga kita mengajak Ketua DPRD sebagai wujud pengawasan dewan terhadap pelaksanaan program yang sudah kita sepakati dilakukan,” jelas Bupati Giri Prasta.










