Lebih lanjut, Arya Wibawa menjelaskan bahwa inisiatif TJSLP merupakan sebuah gerakan moral yang selaras dengan filosofi kearifan lokal Bali, yaitu Tri Hita Karana serta Sad Kertih. Menurutnya, upaya ini bertujuan untuk menumbuhkan kesejahteraan bersama dan pada akhirnya mewujudkan visi Denpasar sebagai kota yang maju secara ekonomi, tangguh secara sosial, dan lestari secara lingkungan. Hal ini menggarisbawahi bahwa kontribusi perusahaan adalah elemen integral dalam mencapai cita-cita pembangunan daerah.
Menyambut apresiasi ini, Manager Admin & Finance Astra Motor Bali, Cokorda Bagus Purnawan, menyampaikan rasa terima kasih dan memperbarui komitmen perusahaannya. "Kami sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan karena sinergi Astra Motor Bali dari sisi perusahaan, tanggung jawab sosial itu menjadi keharusan dalam program CSR," tuturnya seraya memastikan bahwa tanggung jawab sosial bukan hanya pilihan, melainkan sebuah kewajiban etis yang harus diwujudkan.
Purnawan kemudian memaparkan bahwa kegiatan kontribusi sosial Astra Motor Bali didasarkan pada Empat Pilar utama yang terintegrasi penuh dalam Astra Motor Sustainability Initiatives 2030, yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) global. Keempat pilar tersebut meliputi AM Health (Kesehatan), AM Smart (Pendidikan), AM Greeners (Lingkungan), dan AM Growth (Kewirausahaan). Seluruh pilar ini merupakan kerangka kerja strategis untuk memastikan dampak sosial yang holistik dan terukur. "Mari bergerak bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia," pungkas Cokorda Bagus Purnawan, menutup sesi dengan ajakan untuk aksi kolektif. (M-001)










