"Dengan melihat antusias para kader posyandu yang sangat bersemangat belajar, kami optimis hasil dari pembinaan ini akan bermanfaat karena dengan kolaborasi pemuda petani Bali ini akan berakhir hingga kunjungan serta pantauan perawatan hingga hasil panen," imbuhnya.
Kelompok Pemuda Petani Bali yang menjadi pembina program urban farming ini telah menekuni hidroponik selama 11 tahun. Adapun kegiatan yang dilakukan selama ini adalah pertanian umum, buah, hidroponik, sayur, jasa instalasi, edukasi program pembelajaran dan aerowisata. "Kami berharap petani muda dapat meningkatkan image bahwa bertani itu keren sekaligus menambah motivasi bahwa berkebun itu mengasikkan," tutup Tangguh. (M-001/rl)










