Setelah melalui proses penjaringan dan seleksi oleh dewan juri, terpilih 10 finalis yang lanjut ke tahap akhir untuk dipilih kembali menjadi lima penerima apresiasi. Masyarakat juga turut dilibatkan untuk memilih finalis favorit melalui pemungutan suara daring di situs astra.co.id selama 16–26 Oktober 2026.
Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026 dibagi dalam dua kategori, yaitu umum dan Desa Sejahtera Astra. Pada kategori umum ditetapkan lima penerima apresiasi. Bidang Kesehatan terdapat Andi Rizki Tenryayu, Pejuang Gizi Anak dari Bone, Sulawesi Selatan. Lewat Gerakan Intervensi Gizi Menuju Zero Stunting (GIZI, GO!), dr. Andi menangani stunting dengan cara yang berbeda. Setiap anak dibuatkan e-profiling dengan pendekatan "Satu Anak, Satu Profil. Penanganannya ditentukan sesuai sebabnya, baik soal gizi, penanganan medis, hingga perbaikan sanitasi lingkungan. Bersama bidan desa dan kader Posyandu, program ini menjangkau 982 balita di 10 desa. Anak stunting turun 45%, dan anak berisiko stunting turun 60%.
Di bidang Pendidikan ada Hari Novar, Penjembatan Asa Anak Pelosok Riau, dari Pekanbaru Provinsi Riau. Melalui Indonesian Youth Education & Social (IYES) Mengajar, Hari mengajak ratusan anak muda dari kota melalui media sosial untuk meningkatkan pendidikan di desa-desa terpencil di Riau, termasuk kampung yang ditempuh empat jam naik perahu, dan belum berlistrik, yakni kawasan Suku Talang Mamak. Relawan IYES memperkuat ekosistem sekolah dengan mengajar siswa, melatih guru dan memperbaiki fasilitas sekolah. Dalam dua tahun, ratusan relawan juga menjalankan kegiatan di sembilan sekolah di lima kabupaten.










