Sementara itu, ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana, mengatakan, festival kuliner Bali ini digelar dalam rangka perayaan HUT PDI Perjuangan ke 47. Festival serupa digelar serentak di seluruh Bali. "Karangasem kaya rempah,cuma cara mengolahnya yang harus di bumikan lagi," ujar Gede Dana.
Gede Dana juga berharap, melalui festival Kuliner Bali ini, kuliner Karangasem bisa merambah hotel-hotel berbintang untuk dinikmati oleh wisatawan. Apalagi, dewan juri merupakan orang-orang pariwisata. "Saya kira kuliner Karangasem tidak kalah sama kuliner luar, inilah yang perlu diperkenalkan lagi dikalangan masyarakat," ujarnya lagi.
Selain olahan makanan, dalam festival kuliner Bali ini, masing-masing tim yang terdiri dari perwakilan kecamatan menampilkan minuman permentasi. Saat ini, minuman permentasi telah diberikan ruang oleh gubernur Bali. Sepwrti di Karangasem ada arak yang terbuat dr salak, mente, arak dari kelapa serta minuman lainnya. "Ada arak dari mete, tuak,dari salak juga ada, rata-rata tim membawa minuman khas wilayahnya," ujar Gede Dana.
Dari hasil penilian dewan juri kepada 15 tim, sebagai pelayaan terbaik diberikan kepada tim dari Abang, begitu juga penyajian terbaik juga diraih oleh wakil Abang. Untuk rasa terbaik, diraih oleh tim kecamatan Selat, sementara juara Best off the best yang dinilai dari keselurahanya juga diraih dari tim kecamatan Selat. (bud).










