AMLAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tampaknya jajaran eksekutif di Pemkab Karangasem benar-benar memutar otak untuk membiayai kegiatan yang di rancang di APBD 2022. Hal itu buntut dari berkurangnya dana bantuan dari pemerintah pusat yang dipotong untik penanganan Covid-19. Alhasil, TAPD Karangasem harus memangkas sejumlah kegiatan yang telah di rancang pada APBD Induk 2022.
Terbesar, pemangkasan dilakukan pada Dinas PUPR yang nilainya hampir Rp 100 Miliar. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta,didampingi kepala BPKAD I Wayan Ardika, membenarkan kegiatan yang telah di susun dirancangan awal APBD 2022 kembali harus dilakukan penyesuaian. Hal itu lantaran bantuan dana dari Pemerintah pusat melalui Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dikurangi. "Dana yang dikurangi mulai dari DID,Dana Desa,DAU,dan DAK fisik yang sebelumnya kita sudah rancang di RAPBD 2022, sehingga kami kembali melakukan penyesuaian kegiatan yang di rancang di RAPBD 2022," ujar Sedana Merta.
Selain kegiatan berupa fisik, pemangkasan untuk menutupi kekurangan itu pihaknya juga telah melakukan pemangkasan pada dana Belanja Pegawai yakni pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2022 sudah dipotong sebesar Rp 100 Miliar. "2022 TPP pegawai kita potong sebesar 25 persen," ujarnya.
Sedangkan kegiatan-kegiatan di sejumlah OPD pun juga dilakukan pemangkasan. Seperti di Dinas PUPR nilai yang dipangkas dari kegiatan yakni sebesar Rp 100 Miliar dari sebelumnya terpasang pada RAPBD sebesar Rp 179 miliar. Di dinas Kesehatan, sebesar Rp 66 miliar dari Rp 355 miliar. Disdikpora sebelelumnya dipasang sebesar Rp 580 miliar, dipotong sebesar Rp 41 Miliar. "Sedangkan karena menurunya alokasi dana desa, BPKAD juga dipangkas lagi Rp 15 Miliar," ujarnya lagi.










