Diketahui, korban mengalami luka robek di bagian punggung sebelah kanan.
"Korban sudah menjalani perawatan dengan baik. Bahkan luka lukanya sudah dijahit. Korban merasa tidak ada keluhan lagi," ujarnya.
Nah, sekembalinya dari Puskesmas, korban dititipkan di rumah kerabat bernama I Made Dana. Namun sayang, pada Selasa 8 Februari 2022 sekitar pukul 01.00 Wita Made Nata mengeluh sakit di seluruh tubuhnya hingga mengalami kejang-kejang.
Sehingga pihak keluarga kembali memanggil petugas bhabinkamtibmas untuk dihantar kembali ke Puskesmas Abiansemal 1 Badung. Nahas, dalam perjalanan ke puskesmas, Made Nata menghembuslan nafas terakhirnya. "Korban meninggal saat akan dibawa kembali ke Puskesmas," bebernya.
Setelah dilakukan musyawarah antara Dokter dengan pihak keluarga dan Bendesa Adat Desa Blahkiuh, diputuskan jenazah korban dititip di Rumah Sakit Mangusada, Kapal Mengwi Badung.
Kompol Ruli mengatakan dari keterangan pihak keluarga, pelaku Suardana sudah lama mengidap kelainan jiwa dan sering berobat ke RSJ Bangli. "Pelaku Suardana yang mengalami gangguan jiwa diantar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli," ujarnya.
Diterangkanya, pihaknya akan tetap melaksanakan proses penyidikan sesuai ketentuan, serta menunggu pemeriksaan saksi ahli dari RSJ Bangli dan otopsi, guna menentukan langkah berikutnya. (Hen)










