Aksi Demo di Renon 20 Mahasiswa, Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

 

Para mahasiswa juga mendesak pihak Pemprov Bali dan DPRD Bali untuk bersurat kepada Menteri Perekonomian dan Presiden Jokowi untuk menolak kenaikan harga BBM. Sebab, para mahasiswa melihat beberapa daerah di Bali, khususnya di Klungkung sudah terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok. 

 

Apalagi, Bali saat ini mulai bangkit setelah diporak-porandakan pandemi covid-19, kurun waktu 2 tahun lamanya. Seharusnya pemerintah berusaha memulihkan masalah ekonomi yang terpuruk ini sehingga pulih kembali. 

 

"Mengapa pemerintah pusat mengambil langkah yang bisa berdampak terhadap menurunnya daya beli masyarakat ? Inilah yang kami kritisi dan kita kaji sama-sama. Kami berharap Pemprov Bali menolak kebijakan itu," harap Made Wipra. 

 

Beberapa saat berorasi di depan pintu gerbang kantor Dewan, para mahasiswa minta izin masuk untuk bertemu dengan anggota dewan untuk menyerahkan rekomendasi tuntutan penolakan. 

 

Setelah beberapa saat berorasi di depan gerbang dewan tersebut, para mahasiswa meminta izin untuk masuk bertemu dengan anggota dewan guna menyerahkan rekomendasi penolakan mereka. Tapi ditolak masuk oleh petugas dari Polri dan Satpol PP yang berjaga di pintu gerbang. 

 

Sempat terjadi perdebatan karena alasan kantor sudah tutup dan anggota dewan sudah pulang. Sehingga para mahasiswa mengalah dan kemudian menyegel pintu gerbang dengan membentang spanduk yang mereka bawa sebagai bentuk protes. 

 

Selanjutnya, mahasiswa hanya bisa berorasi dari luar pintu gerbang. Selesai berorasi para mahasiswa membubarkan diri dikawal aparat kepolisian. (Hen)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top