Aksi Demo di Renon 20 Mahasiswa, Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

 

DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Aksi demo serentak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang digelar di Lapangan Renon Denpasar berjumlah 20 peserta, yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Bali. 

 

Meski jumlahnya minim, para mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari 363 personil gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Pecalang. Puluhan mahasiswa ini menolak kebijakan ekonomi pemerintah yang melemahkan daya beli masyarakat. 

 

Para mahasiswa berdemo sejak pukul 15.00 Wita. Mahasiswa mengendarai satu unit mobil dum truk setelah berkumpul di lapangan parkir timur Lapangan Renon. Usai dari lapangan timur para mahasiswa menuju Kantor DPRD Bali di Jalan Dr. Kusuma Atmaja Nomor 3. 

 

Aksi demo ini membawa spanduk bertuliskan turunkan harga BBM dan kebutuhan pokok, wujudkan Pasal 33 UUD 1945. Ada juga pamflet berisi tulisan tuntutan mereka, seperti "tuntaskan kasus kelangkaan solar", "kendalikan harga kebutuhan pokok", dan lainnya. 

 

Tiba di depan pintu gerbang Kantor DPRD Bali para mahasiswa ini secara bergantian berorasi. Salah seorang orator, Made Wipra Pratistita menyampaikan kritisi kepada pemerintah. Salah satunya adalah kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). 

 

Dalam orasinya, para mahasiswa menyebutkan kenaikan BBM ini akan berimbas kepada kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya dan sangat berpengaruh ke daya beli masyarakat. 

 

"Kenaikan harga BBM dilakukan secara bertahap hingga Juni mendatang. Kenaikan harga BBM ini membuat kami sebagai mahasiswa dan rakyat merasa resah. Sebagai mahasiswa yang orang tua mengalami dampak dari kebijakan ini berusaha untuk menyuarakannya lewat aksi ini," terang Made Wipra.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top