
FOTO: Pengabmas Tim Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Polkesden di SDN 2 Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) di sekolah merupakan kegiatan memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat.
Membuang sampah pada tempatnya, kemudian mengelolalnya dengan baik, sehingga tidak menjadi tempat perindukan nyamuk aedes aegypti, merupakan salah satu indikator PHBS.
Penanganan sampah plastik merupakan salah satu dari cara untuk mengurangi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes segypty. Seiring dengan perkembangan teknologi kebutuhan plastik terus meningkat.
Untuk itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar (Polkesden) dari Jurusan Kesehatan Lingkungan, memilih tema kegiatan tersebut. Tim Pengabmas terdiri dari; Ni Ketut Rusminingsih, SKM. M.Si; Dr I Wayan Sudiadnyana, M.PH dan I Wayan Jana, SKM. M.Si, dibantu lima mahasiswa.
Rusminingsih menjelaskan, berbagai cara sudah dicoba dipakai untuk mengurangi sampah plastik, namun kegiatan pengurangan tersebut belum berhasil, karena dilaksanakan pada saat tertentu saja.
"Oleh karena itu perlu dicarikan alternatif lain, salah satunya dengan pembuatan ecobrik sederhana dengan melibatkan siswa dan guru melalui kegiatan pengabdian masyarakat atau pengabmas," kata Rusminingsih.
Menurut Rusminingsih, untuk pertama kali kegiatan pengabmas ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Terpilihnya SDN 2 Panjer, dikarenakan di SD tersebut belum pernah dilaksanakan edukasi PHBS yang berkaitan dengan, cara penanggulangan sampah plastik.










