Sementara Perbekel Negari, I Gusti Agung Ngurah Agung menyampaikan, abrasi di sepanjang Pantai Tegal Besar memang semakin parah. Tahun lalu, Balai Wilayah Sungai (BWS) sempat membangun tanggul. Tetapi hanya sepanjang 300 meter saja. Sedangkan sekitar 1 kilometer daratan yang terancam abrasi belum tertangani hingga kini.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Sumber Daya Air Dinas PU Klungkung, Made Jati Laksana. Pada tahun 2017 lalu upaya untuk membendung abrasi Pantai Tegalbesar sudah dilakukan. Yakni dengan membangun revertmen sepanjang 124 meter, jety muara 254 meter, serta pasangan senderan sepanjang 30 meter. Meski demikian, upaya tersebut memang belum meliputi seluruh garis pantai. Oleh karena itu, tahun ini pihaknya kembali mengajukan usulan ke BWS.
"Untuk tahun ini sudah diusulkan kembali lanjutan penanganan Pantai Tegal Besar serta pantai lainnya yang mengalami abrasi melalui surat bupati ke BWS,” ungkapnya. W-019










