AA Gde Agung Sampaikan Pendidikan Politik dan Serahkan KIP untuk Mahasiswa Undiksha

6567be60-cd9d-48e4-b290-e0fd1ccaef5e

“Berbanggalah bagi penerima (KIP Kuliah-red), karena anda beruntung memenangkan persaingan yang sangat ketat. Gunakan kesempatan sebaik-baiknya agar bisa mengabdi bagi nusa dan bangsa,” pinta AA Gde Agung yang pernah juga menerima beasiswa di Harvard School itu.

Ia melanjutkan, gerakan reformasi menuntut diterapkannya prinsip demokrasi, desentralisasi, keadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam hubungannya dengan pendidikan, prinsip-prinsip tersebut akan memberikan dampak yang mendasar pada kandungan, proses, dan manajemen sistem pendidikan. Selain itu, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dan memunculkan tuntutan baru dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam sistem pendidikan.

Sementara itu, menyikapi Pemilu 2024, ia berpandangan penting untuk dilakukan pendidikan politik terhadap pemilih pemula, yang didominasi oleh pelajar sekolah menengah atas dan mahasiswa. Berdasarkan data KPU, AA Gde Agung mengungkapkan, data pemilih yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 didominasi oleh generasi Milenial (kelahiran 1980-1994), sebanyak 66.822.389 atau 33,60% pemilih dan Gen Z (kelahiran 1995-2000-an) sebanyak 46.800.161 pemilih atau sebanyak 22,85% dari total DPT Pemilu 2024. 

Jika diakumulasikan, total pemilih dari kelompok generasi milenial dan generasi Z berjumlah lebih dari 113 juta pemilih atau sebanyak 56,45% dari total keseluruhan pemilih. Artinya jumlah pemilih paling banyak adalah Milenial dan Gen Z, kedua generasi ini mendominasi pemilih Pemilu 2024 dan calon pemilih pada Pemilu ke depannya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top