Kepergok Balapan Liar, 10 ABG Dikenakan Sanksi Push-Up


UNGASAN -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Tidak hanya Polisi yang melakukan tindakan tegas terhadap gerombolan trek-trekkan, petugas Linmas Desa Unggasan Kuta Selatan juga melakukan hal serupa.  


Seperti yang dilakukan petugas Linmas Desa Ungasan Kuta Selatan ini terhadap 10 anak baru gede (ABG) yang rata-rata berstatus pelajar SD hingga SMP. Ke 10 ABG itu kepergok balapan liar di kawasan Jalan Bali Cliff-Ungasan pada Selasa (30/3) sekitar pukul 18.00 Wita. 


Bahkan, aksi trek-trekkan itu viral di media sosial (medsos) Instagram Desa Ungasan yakni @InfoUngasan. Di Instagram tersebut juga mengunggah foto-foto dan rekaman video saat ABG tersebut diamankan. 


Dalam tulisan di akun disebutkan bahwa pelaku yang diberikan sanksi rata-rata masih SMP. Masih dalam unggahan itu, terlihat anak-anak yang terlibat balap liar diberikan hukuman berupa push-up. 


"Pelakunya rata-rata masih SMP bahkan masih ada yang duduk di bangku SD, anak-anak yang rata-rata usianya belasan tersebut diamankan bersama motornya dan diarahkan ke kantor Desa untuk diberi pembinaan,” tulis akun tersebut.


Menurut Prebekel Desa Ungasan I Made Kari, para ABG itu diamankan petugas patroli Satlinmas Desa Ungasan. Mereka awalnya dipergoki sedang balapan liar dikawasan Jalan Bali Cliff-Ungasan. "Ya mereka diamankan karena menggelar trek-trekkan," beber Made Kari kepada wartawan, Rabu (31/3/2021). 


Diungkapkannya, tindakan tegas itu dilakukan sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatan serupa. "Ada 10 orang yang kami tindak dalam batas pembinaan dan edukasi, tidak dilaporkan kepada polisi," ujarnya. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top