TABANAN – Fajarbali.com | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan turut berpartisipasi dalam kegiatan Bazar UMKM “Peken Jasindo” yang digelar di kawasan Garuda Wisnu Singasana Tabanan, Sabtu (22/08). Keikutsertaan tersebut menjadi ajang memperkenalkan hasil karya Warga Binaan yang berhasil menarik perhatian para pengunjung.
Berbagai produk kerajinan hasil pembinaan kemandirian dipamerkan pada kegiatan tersebut, mulai dari keben, bokoran, kotak tisu, hingga lampu hias berbahan dasar koran bekas. Keunikan desain dan kreativitas dalam pemanfaatan bahan sederhana membuat produk-produk tersebut menjadi salah satu daya tarik di antara stan UMKM yang hadir.
Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam bazar tidak hanya bertujuan mempromosikan produk hasil karya Warga Binaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di dalam Lapas.
“Melalui kegiatan ini kami berharap hasil karya Warga Binaan semakin dikenal masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan keterampilan yang dimiliki sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan ruang untuk memperkenalkan produk-produk ini,” ujar Basuki.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang melihat langsung berbagai produk yang dipamerkan. Salah seorang pengunjung, Made, mengaku terkesan dengan kualitas kerajinan yang ditampilkan. “Saya tidak menyangka kerajinan ini dibuat dari koran bekas. Hasilnya sangat kreatif dan memiliki nilai seni yang tinggi. Ini membuktikan bahwa banyak potensi dan bakat yang dimiliki Warga Binaan,” ungkapnya.
Partisipasi dalam bazar UMKM ini menjadi salah satu upaya Lapas Tabanan untuk memperluas pemasaran produk hasil pembinaan sekaligus menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan karya yang bernilai, produktif, dan berdaya saing di tengah masyarakat. M-002








