BANGLI-fajarbali.com | Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati (FKG Unmas) Denpasar melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat Desa Mangguh, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Banjar Desa Mangguh ini mengusung tema “Inovasi Media Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Mangguh Kintamani” melalui pemanfaatan poster edukasi sebagai media promosi kesehatan.
Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai salah satu aspek penting dalam kesehatan secara menyeluruh.
Menariknya, kegiatan ini juga didukung melalui kolaborasi internasional bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), yang menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi promosi kesehatan berbasis masyarakat melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar institusi.
Kegiatan edukasi yang dilakukan oleh drg. I Gusti Ayu Ratih Pramesti, M.Kes., yang menyampaikan berbagai materi terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, pencegahan karies gigi, pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut, serta pemeriksaan gigi secara rutin.
Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain penyuluhan secara langsung, tim pengabdian juga membagikan poster edukasi yang berisi informasi mengenai cara menyikat gigi yang benar, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, pentingnya penggunaan pasta gigi berfluoride, pola makan yang mendukung kesehatan gigi, serta anjuran melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.
Media poster dipilih karena memiliki keunggulan sebagai sarana edukasi visual yang dapat dibaca berulang kali dan berfungsi sebagai pengingat jangka panjang bagi masyarakat.
Kepala Desa/Perbekel Mangguh, I Ketut Adiyasa,S.Pd.M.Pd., menyambut hangat serta menudukung kegiatan ini dengan baik, antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung.
Warga secara aktif mengikuti sesi edukasi, berdiskusi mengenai permasalahan kesehatan gigi yang sering dialami, serta menunjukkan minat yang tinggi terhadap informasi yang diberikan. Kehadiran media poster juga dinilai membantu masyarakat memahami pesan kesehatan secara lebih mudah dan menarik.
Menurut tim pelaksana, pendekatan edukasi melalui media visual merupakan salah satu strategi promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku kesehatan masyarakat.
Dengan dukungan kolaborasi internasional dan keterlibatan aktif masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Diharapkan edukasi yang telah diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Mangguh untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan menjadikan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian penting dari kualitas hidup yang lebih baik.
“Kesehatan gigi dan mulut yang baik tidak hanya menciptakan senyum yang sehat, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan gigi sejak dini,” ujar drg. Ayu Ratih Pramesti.










