BANGLI-fajarbali.com | Di tengah tren pertumbuhan pariwisata yang semakin pesat, kebutuhan akan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga aman menjadi semakin krusial.
Menjawab kebutuhan tersebut, Asuransi Jasindo mengambil peran penting dengan menghadirkan perlindungan asuransi yang terintegrasi langsung dalam ekosistem destinasi wisata, salah satunya di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali.
Berkolaborasi dengan perusahaan pengelola sistem tiket, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), Asuransi Jasindo menghadirkan asuransi Personal Accident yang secara otomatis melekat pada tiket masuk pengunjung.
Dengan pendekatan ini, perlindungan tidak lagi menjadi opsi tambahan, melainkan menjadi bagian penting dari setiap pengalaman wisata.
Desa Wisata Penglipuran sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Bali yang telah menerapkan sistem digitalisasi tiket secara menyeluruh melalui ticketing management system dari PT Mitra Kasih Perkasa (MKP).
Sistem e-ticketing yang dikelola secara holistik tersebut memungkinkan proses transaksi, validasi pengunjung, hingga monitoring traffic wisatawan berjalan lebih tertata, efisien, dan terintegrasi.
Melalui kolaborasi bersama Asuransi Jasindo, pengunjung kini juga mendapatkan manfaat tambahan berupa perlindungan asuransi kecelakaan diri yang otomatis terintegrasi dalam tiket masuk kawasan wisata.
Inisiatif ini menjadikan Desa Wisata Penglipuran tidak hanya dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia, tetapi juga sebagai destinasi yang mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung melalui perlindungan yang terstandarisasi.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari transformasi peran asuransi dalam kehidupan masyarakat.
Melalui inisiatif ini, kata Brellian, perusahaan menegaskan perlindungan bukan lagi sesuatu yang eksklusif atau terpisah, melainkan menjadi kebutuhan dasar yang hadir dalam setiap aktivitas, termasuk saat berwisata.
“Kehadiran Asuransi Jasindo di destinasi wisata adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan perlindungan hadir sebagai bagian dari pengalaman wisata masyarakat,” ujar Brellian, Selasa (19/5/2026).
Brellian menjelaskan perlindungan Personal Accident yang ada pada tiket masuk pengunjung mencakup antara lain santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp50 juta per pengunjung, santunan cacat tetap (total maupun sebagian) hingga Rp50 juta, penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga Rp5 juta, transportasi akibat kecelakaan hingga Rp1 juta, dan santunan rawat inap sebesar Rp150 ribu per hari (maksimal 5 hari).
Menurut Brellian, asuransi itu berlaku selama 1x24 jam atau sepanjang pengunjung berada di kawasan Desa Wisata Penglipuran. Dengan itu berarti wisatawan akan lebih terlindungi secara menyeluruh selama aktivitas wisata berlangsung.
Representative Manager Asuransi Jasindo Cabang Denpasar, Erwyn Arys Sasongko, mengatakan integrasi perlindungan dalam tiket masuk merupakan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan wisatawan saat ini.
“Dengan skema ini, wisatawan tidak perlu lagi memikirkan proses tambahan untuk mendapatkan perlindungan. Cukup dengan membeli tiket, mereka sudah terlindungi selama berada di kawasan wisata. Ini adalah bentuk layanan yang sederhana, namun memberikan nilai tambah yang nyata bagi pengalaman pengunjung,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), Nicholas Anggada, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan dalam pengembangan ekosistem wisata digital yang lebih aman dan terintegrasi di Desa Penglipuran.
“Tahun ini menjadi tahun keempat MKP dipercaya untuk mengelola ticketing system Desa Penglipuran secara holistik. Kami melihat kebutuhan wisatawan saat ini bukan hanya kemudahan transaksi dan akses masuk, tetapi juga rasa aman selama berada di destinasi wisata. Karena itu, kolaborasi bersama Asuransi Jasindo menjadi nilai tambah penting bagi pengunjung Desa Penglipuran,” ujar Nicholas.
Lebih dari sekadar inovasi produk, kehadiran Asuransi Jasindo di Desa Wisata Penglipuran juga mencerminkan peran aktif perusahaan dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional yang berkelanjutan.
Integrasi perlindungan dalam ekosistem wisata menjadi langkah penting dalam meningkatkan standar layanan destinasi, sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Brellian pun menambahkan perusahaan ke depannya akan terus memperluas kolaborasi strategis di berbagai destinasi dan sektor, agar dapat memastikan perlindungan hadir di setiap titik aktivitas masyarakat.
“Perjalanan yang berkesan harus diiringi rasa aman. Melalui kehadiran kami di berbagai destinasi wisata, Asuransi Jasindo ingin memastikan setiap momen masyarakat terlindungi dengan baik,” tutup Brellian. (gde)










