Cara Aman Menyusui Bayi Dari Risiko Penularan Covid-19

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Serangan pandemi Covid-19 yang kini menyebar di seluruh dunia menyebabkan masyarakat khawatir, terlebih apabila terpapar virus baru tersebut dapat mengakibatkan kematian. Salah satu kelompok rentan dalam bencana penyakit menular massal ini adalah para ibu yang menyusui bayi berusia di bawah dua tahun.

Bayi dan anak-anak termasuk kelompok yang rentan tertular Covid-19, meski dengan alasan yang belum diketahui, tingkat kematiannya cukup rendah dibanding pada orang usia lanjut. Kondisi ini menyebabkan kebingungan pada kaum ibu, terutama apakah mereka masih bisa menyusui anaknya atau tidak pada masa sulit ini.

 

Sejumlah organisasi global seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Asosiasi Konsultan Laktasi Internasional (ILCA), Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) merekomendasikan para ibu masih terus dapat menyusui anaknya di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini.

 

Air susu ibu (ASI) memiliki komposisi unik yang berubah sesuai dengan usia dan kebutuhan masing-masing bayi. Kandungan ASI yang meliputi immunoglobulin A (IgA), laktoferin, leukosit, dan zat gizi lainnya, juga memiliki peran untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Di seluruh dunia, sekitar 41 persen bayi di bawah usia 6 bulan disusui eksklusif dan 70 persen anak hingga usia 1 tahun dan 45 persen anak hingga 2 tahun masih disusui.

 

Bidan RSUP Sanglah, Ni Ketut Ayu Murtini, A.Md.Keb mengatakan, belum banyak penelitian terkait menyusui bayi di tengah pandemi Covid-19 yang dipublikasikan. Sebagian besar penelitian sedang berlangsung. Satu penelitian pada sampel terbatas berkesimpulan tidak ditemukan virus Covid-19 pada ASI ibu yang terinfeksi. Ini artinya Covid-19 tidak menular melalui ASI.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top