Tak Perlu ke Luar Negeri, Layanan Estetika Premium ‘The Solitaire’ Kini Ada di The Sanur

2026-05-18-at-12.42.06
KEK Sanur hadirkan ‘The Solitaire’, layanan estetika premium di Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Citra Bali sebagai destinasi liburan global kini sedang bertransformasi ke arah yang lebih substansial. Melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, atau yang dikenal sebagai The Sanur, Indonesia secara resmi menancapkan taringnya dalam industri medical tourism (wisata medis) internasional dengan meresmikan operasional layanan bedah plastik dan kedokteran estetika premium.

Langkah strategis ini ditandai dengan hadirnya The Solitaire, sebuah ekosistem layanan aesthetic surgery, regenerative medicine, dan wellness berkelas dunia. Fasilitas ini dikelola oleh PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak perusahaan dari Holding BUMN BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.

Kehadiran The Solitaire di dalam KEK Sanur bukan sekadar menambah daftar fasilitas mewah di Pulau Dewata. Lebih dari itu, ini adalah upaya terintegrasi untuk membawa jaringan klinik dan dokter spesialis top global ke tanah air, sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu lagi terbang ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan estetika premium.

Kurasi ketat telah dilakukan untuk mengisi ekosistem ini, menyaring lebih dari 380 klinik internasional terbaik di dunia. Beberapa nama besar yang mendarat di Bali berasal dari Brasil melalui World Class Plastic Surgeons & Lymphatic by Carla, serta kuartet klinik papan atas asal Korea Selatan: Banobagi Plastic Surgery Clinic, Woori Plastic Surgery, Hestia Intimate Rejuvenation, dan Mojelim Hair Transplant Clinic.

Tidak berhenti di situ, sektor regenerative medicine atau kedokteran regeneratif akan diperkuat oleh Biogenix dari Australia. Ke depan, sejumlah mitra layanan kesehatan dari Jepang dan berbagai negara lain dijadwalkan akan segera menyusul untuk melengkapi fasilitas kesehatan di kawasan terpadu ini.

Secara fungsional, layanan unggulan yang ditawarkan mencakup spektrum yang sangat luas. Mulai dari aesthetic surgery, body contouring, intimate rejuvenation, hair transplantation, cosmetic dentistry, hingga regenerative medicine & longevity yang berfokus pada kualitas hidup jangka panjang dengan dukungan teknologi medis paling mutakhir.

BACA JUGA:  Tingkatkan Mutu Pelayanan, BPJS Kesehatan Denpasar Gelar Knows and Win

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa pengembangan KEK Kesehatan Sanur ini merupakan strategi jangka panjang untuk membangun destinasi pariwisata berbasis nilai tambah tinggi (value-added tourism). Integrasi antara keramahan khas Indonesia (hospitality) dan layanan kesehatan kelas dunia menjadi pilar utamanya.

“Proyek ini memikul misi ekonomi yang krusial, yaitu menahan aliran devisa yang keluar (devisa outflow). Selama ini, angka masyarakat Indonesia yang berobat atau melakukan tindakan estetika ke luar negeri sangat tinggi, dan KEK Sanur hadir sebagai substitusi domestik dengan kualitas yang setara, bahkan lebih efisien secara biaya,” jelasnya, Senin (18/5).

Lebih lanjut, inisiatif ini menjadi motor penggerak transformasi pariwisata Indonesia menuju quality tourism yang berkelanjutan. KEK Sanur diproyeksikan tidak hanya mampu menahan modal domestik, tetapi juga membalikkan arus dengan menarik devisa masuk melalui kunjungan wisatawan mancanegara yang mencari perawatan wellness di Asia.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menyebut operasional The Solitaire sebagai milestone atau tonggak sejarah penting. “Kehadiran layanan ini memperkuat daya saing Indonesia di sektor wisata medis regional, memberikan pengalaman pemulihan menyeluruh (holistic recovery) dalam satu kawasan,” ujarnya.

Saat ini, operasional The Solitaire telah dimulai secara bertahap melalui empat pilar utamanya. Jaringan awal yang sudah melayani pasien adalah Hestia Intimate Rejuvenation, World Class Plastic Surgeons, Banobagi Plastic Surgery Clinic, dan Woori Plastic Surgery, sementara mitra internasional lainnya akan menyusul pada fase berikutnya.

Untuk layanan kesehatan intim wanita, Hestia Intimate Rejuvenation menghadirkan tindakan seperti vaginal tightening hingga virginoplasty. Layanan ini ditangani langsung oleh ginekolog bersertifikasi internasional asal Korea Selatan lulusan Seoul National University Hospital (SNUH), seperti Dr. Hye Ri Hong, Dr. Sung Il Choo, dan Dr. Jeong Eun Kwon.

BACA JUGA:  Banyak Masyarakat Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Sementara itu, bagi pasien yang membutuhkan rekonstruksi tubuh, World Class Plastic Surgeons menawarkan prosedur seperti tummy tuck dan facelift. Praktik ini dipimpin oleh Dr. Marco Faria Correa, ahli bedah plastik kawakan dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di pasar global dan Asia, didampingi oleh Dr. Eduardo Nunes.

Nama besar seperti Banobagi Plastic Surgery Clinic yang populer di Indonesia kini juga membawa standar "facial harmony" mereka langsung ke Bali. Di bawah penanganan Dr. Oh Chang-Hyun, pasien domestik kini bisa mendapatkan tindakan kontur wajah (facial contouring) dan anti-penuaan dengan teknologi dan keahlian yang persis sama seperti di Seoul.

Melengkapi ekosistem tersebut, Woori Plastic Surgery yang dipimpin Dr. Kang Byeong Su membawa pengalaman 18 tahun mereka dalam terapi pemeliharaan non-bedah dan perawatan kerutan.

CEO The Solitaire, Rudy Surjanto, mengaku optimis bahwa dengan pendekatan yang aman, privat, dan terintegrasi ini, Indonesia berpotensi besar menjadi pusat estetika medis utama di Asia Tenggara. “Kebutuhan masyarakat terhadap layanan estetika medis berkualitas global terus meningkat. The Solitaire hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan yang komprehensif, aman, dan berstandar internasional dengan pengalaman yang lebih nyaman, efisien, dan terintegrasi,” tutupnya. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top