DENPASAR-fajarbali.com | Tourism Confucius Institute (TCI) Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) untuk pertama kalinya menyelenggarakan kompetisi Chinese Bridge 2026 tingkat Provinsi Bali, pada Rabu (13/5/2026), bertempat di Gedung Agrokompleks Unud Sudirman, Denpasar.
Chinese Bridge 2026 merupakan salah satu ajang bergengsi dalam rangka melihat perkembangan dan pencarian bakat anak-anak khususnya berbahasa Mandarin.
Pelaksanaan Chinese Bridge 2026 tingkat Provinsi Bali, diikuti oleh total 76 peserta pada babak penyisihan. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih 45 finalis yang berlaga di babak final.
Kompetisi ini mencakup tiga kategori utama, yaitu Sekolah Dasar (SD) sebanyak 15 peserta, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Atas (SMA) sebanyak 15 peserta, dan Perguruan Tinggi sebanyak 15 peserta.
Direktur Indonesia TCI Unud, I Gusti Ngurah Widyatmaja menjelaskan, bahwa Chinese Bridge tidak dilihat dari kemampuan berbahasa Mandarin saja, tetapi dirancang untuk melahirkan talenta berbakat dan memiliki potensi yang besar dalam persaingan global.
Menurutnya, Bali memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan bahasa Mandarin yang bagus, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Melalui kompetensi seperti ini, saya berharap anak-anak terus bersemangat untuk belajar bahasa asing khususnya bahasa Mandarin. Seperti kita ketahui, ketika mampu menguasai skill bahasa Mandarin, maka peluang untuk dapat bersaing di dunia global akan semakin besar,” ujar Widyatmaja.










