Hari Kartini, Ratusan Guru RA Pawai Kenakan Busana Adat Nusantara

IMG-20260422-WA0012
Peringatan Hari Kartini diwarnai dengan Lomba Pakaian Adat Nusantara dan Pawai dengan mengenakan pakaian adat Nusantara yang diselenggarakan oleh KKRA Kabupaten Jembrana, Selasa (21/4/2026).

NEGARA-fajarbali.com | Bermacam ragam cara memperingati Hari Raden Ajeng Kartini, yang jatuh setiap tanggal 21 April. Bertepatan peringatan pejuang emansipasi wanita itu, ratusan guru Raudaltul Atfhal (RA) Kabupaten Jembrana terlibat dalam peringatan yang dikemas dalam bentuk dan prosesi yang berbeda. Para guru pengajar setingkat taman kanak-kanak itu, terlibat dalam Pawai Hari Kartini dengan lomba mengenakan Busana Adat Daerah Nusantara, Selasa (21/4/2026).

Prosesi pawai yang diikuti dengan ragam pakai adat Nusantara itu, mengambil rute dari halaman Masjid Mujahidin Kelurahan Loloan Barat Kecamatan Negara dengan berjalan melintasi wilayah Loloan Barat menuju ke Kelurahan Loloan Timur dan memilih garis finish hingga berakhir di Peken Ijo Gading jantung Kota Negara. Kendati sengatan terik matahari menyinari tubuh mereka. Tapi mereka tetap semangat dan terlihat antusias.

Ketua Kelompok Kerja Raudal Athfal (KKRA) Kabupaten Jembrana, Sun' atun Hasanah didampingi Sekretarisnya, Istianah usai prosesi pawai mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kali dan hal ini bagian inovasi dari para guru. Bahkan kata, Sun'atun, kegiatan semacam ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). kegiatan macam ini diakui merupakan yang pertama kalinya.

"Harapan kami, melalui kegiatan ini para guru dapat meningkatkan semangat mempererat kebersamaan, meneladani perjuangan RA Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu diharapkan juga mampu mengembangkan potensi anak secara holistik," terangnya

Sekretaris KKRA, Istianah menambahkan jumlah guru yang terlibat mengikuti acara ini sebanyak kurang lebih 200 guru dari 38 RA yang ada di Kabupaten Jembrana.

 

Sementara, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kementrian Agama (Kemenag), Kabupaten Jembrana, Hendra Sidrattul mengatakan kegiatan ini mengingatkan atas perjuangan RA Kartini, membangkitkan emansipasi wanita terutama di dalam dunia pendidikan.

BACA JUGA:  KIS Dibagikan, Perangkat Desa Diminta Aktif Sosialisasi

 

"Momen-momen penting dan sakral bagi kami yaitu Hari Kartini menjadi obat untuk kita semua. Bagaimana kita bisa eksis dan bisa publis ke masyarakat untuk tampil. Karena itu, mudah-mudahan Ketua KKRA beserta jajarannya bisa merancang kegiatan-kegiatan inovasi pada tahun-tahun selanjutnya. Jangan sampai lewat begitu saja, tanpa kita memperingatinya dengan seksama dan lebih mendalam," ujarnya. W-003.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top