Unwar Jalani Audit Surveillance SNI ISO 21001:2018, Perkuat Mutu Pendidikan Bertaraf Internasional

IMG-20260413-WA0072
Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menjalani audit Surveillance SNI ISO 21001:2018 sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan berbasis standar nasional dan internasional.

DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menjalani audit Surveillance SNI ISO 21001:2018 sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan berbasis standar nasional dan internasional. Kegiatan audit berlangsung selama dua hari, pada 13–14 April 2026, bertempat di Kampus Unwar, Denpasar.

Audit ini menghadirkan tim auditor independen, yakni Andi Dewi Sartika Syamsul sebagai Auditor Team Leader dan Luky Widiyanto Nugroho sebagai Auditor. Kehadiran tim disambut langsung oleh Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si.Rektor Unwar, dan Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, didampingi jajaran pimpinan universitas serta Dekan dan Unit Penjaminan Mutu Fakultas di lingkungan Unwar.

Rektor Unwar, Prof. Suranaya Pandit, menegaskan bahwa pelaksanaan surveillance merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap penerapan standar SNI ISO 21001:2018, yang mengatur sistem manajemen organisasi pendidikan. Ia menyebut, sertifikasi yang pertama kali diraih pada 2021 tersebut wajib diperbarui setiap tiga tahun, dengan audit pengawasan dilakukan setiap tahun.

“Ini merupakan audit eksternal oleh lembaga independen melalui Sucofindo, sebagaimana mekanisme penjaminan mutu yang juga dilakukan BAN-PT maupun Lamemba,” ujarnya.

Menurutnya, implementasi standar tersebut telah diterapkan secara menyeluruh di lingkungan Unwar, mulai dari tingkat direktorat, fakultas, hingga program studi. Saat ini, seluruh 29 program studi telah masuk dalam cakupan sistem manajemen mutu berbasis SNI ISO 21001:2018.

Sementara itu, Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Wisnumurti, menilai audit surveillance menjadi momentum penting untuk mengukur efektivitas penerapan standar manajemen pendidikan di lingkungan kampus. Ia menekankan bahwa keberadaan ISO memungkinkan seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan terukur secara sistematis, mulai dari proses pembelajaran hingga dukungan sarana dan prasarana.

BACA JUGA:  Mendalami Periodisasi Perkembangan Arsitektur Akomodasi Wisata di Bali

“Penilaian oleh lembaga independen memberikan objektivitas sekaligus masukan konstruktif bagi pengembangan universitas ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan surveillance tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga ruang refleksi bagi institusi dalam meningkatkan standar manajemen pendidikan secara berkelanjutan.

Melalui audit ini, Universitas Warmadewa menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan secara konsisten. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi institusi dalam mencetak lulusan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top