Gudang Meubel Ludes Terbakar Diduga Gegara Korsleting Listrik

IMG_20260315_162218
GUDANG TERBAKAR-Kebakaran gudang meubel di Jalan Persada, Nomor 3, Banjar Pengipian, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu 15 Maret 2026.
MANGUPURA -fajarbali.com |Diduga gegara korsleting listrik, gudang mubel Lisda Craft Furniture di Jalan Persada, Nomor 3, Banjar Pengipian, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar rupiah. 
 
Terbakarnya gudang milik I Gede Agam Wihanta Pratama (25) terjadi pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 03.50 WITA. Dugaan awal api muncul dari arus pendek pada instalasi lampu dan mesin jointer di bagian atap. 
 
Dalam insiden kebakaran itu bangunan gudang dan enam ruangan mess karyawan beserta seluruh isinya hangus terbakar. 
 
Kebakaran juga berdampak pada rumah warga bernama Wayan Tapa (64). Di mana, tembok pembatas rumah mengalami kerusakan berupa lubang dan sebagian hancur, serta tower penampung air ikut rusak. Kerugian korban (Wayan Tapa) ditaksir sekitar Rp 20 juta. 
 
Menurut PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, pada Minggu 15 Maret 2026, kebakaran itu awalnya dilihat oleh karyawan bernama Pulum (40). 
 
Saksi awalnya melihat percikan api muncul pada bagian atap tepatnya bagian instalasi lampu dan mesin jointer. Saksi lalu mencoba memadamkan api menggunakan selang air. Namun, api dengan cepat merambat kayu dan bahan mudah terbakar lainnya yang berada di sekitar pusat percikan. 
 
"Kobaran api cepat membesar karena di dalam gudang terdapat banyak material kayu serta bahan mudah terbakar," ujarnya. 
 
Melihat api kian membesar, saksi lantas memanggil rekan-rekannya yang berada di mess untuk membantu memadamkan api. Sadar api terus membesar, para karyawan akhirnya berlari keluar untuk menyelamatkan diri. 
 
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Badung yang menerima laporan gudang terbakar segera menuju ke lokasi bersama personel Polsek Kuta Utara. Setiba disana, petugas Damkar langsung melakukan pemadaman hingga akhirnya api berhasil dipadamkan. 
 
Sementara pihak kepolisian yang juga mendatangi lokasi segera mengamankan TKP, memasang garis polisi, memintai keterangan korban dan saksi-saksi di lokasi, serta melakukan olah TKP. 
 
Aiptu Ayu Inastuti mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Disinyalir, kebakaran dipicu korsleting listrik pada bagian atap tepatnya pada bagian lampu dan mesin jointer. 
 
"Diduga karena korsleting listrik. Pasalnya tiga hari sebelumnya, pada bagian tersebut sempat mengalami gangguan tapi sempat diperbaiki," tandasnya. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top