Ketegangan Timur Tengah, Disnaker Catat PMI Asal Buleleng Sebanyak 769 Orang

Arimbawa
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, Putu Arimbawa

BULELENG-fajarbali.com | Terjadinya ketegangan di Timur Tengah yakni Negara Iran vs Israel dan Amerika Serikat tentunya mempunyai dampak untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Lokasi tersebut.

Bahkan dengan adanya para PMI asal Buleleng itu membawa kekawatiran terhadap keselamatan serta kenyamanan para pekerja asal Buleleng yang berada di daerah Timur Tengah.

Adanya hal itu, pemerintah daerah bakal melakukan pendataan terhadap para PMI yang ada di daerah konflik namun hal itu masih menunggu arahan pemerintan pusat terkait Tindakan yang akan dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, Putu Arimbawa saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026) pagi. Dimana menurut Arimbawa dalam melakukan penanganan terhadap para PMI yang ada di daerah Timur Tengah itu harus dibawah koordinasi pemerintah pusat yakni Kemenntrian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

“Masalah penangan PMI yang ada di sana tentunya kami harus melakukan koordinasi terlebih dulu kepada pemerintah pusat. Karena kewenangan tersebut berada dibawah KP2MI,”tegas Arimbawa.

Bahkan pihaknya menuturkan dimana dalam penanganan terhadap para PMI yang ada di daerah konflik pemerintah daerah belum menerima intruksi atau langkah yang harus dilakukan. Dimana dirinya mengakui masih menunggu intruksi teknis sehingga tidak salah langkah.

“Kalau masalah Tindakan kami masih menunggu intruksi teknis dari BP3MI Provinsi Bali. Termasuk situasi PMI yang ada di Lokasi kami juga masih menunggu updata dari BP3MI Provinsi Bali,”lanjutnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top