Lebih dari Sekadar Bisnis, Pie Susu Dewata Agung Perkuat Ekosistem Pariwisata Lewat Malam Penghargaan

Founder-Pie-Susu-Dewata-Agung-Muchram-Ibrahim-kiri-saat-menyerahkan-penggahargaan-kepada-salah-satu-mitra-pariwisata
Founder Pie Susu Dewata Agung, Muchram Ibrahim (kiri) saat menyerahkan penggahargaan kepada salah satu mitra pariwisata.

DENPASAR-fajarbali.com | Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti gelaran Family Gathering dan Malam Penghargaan Guide & Mitra Pariwisata yang dihelat oleh Pie Susu Dewata Agung untuk periode 2026-2027, Rabu (25/2) di Sanur. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum istimewa bagi manajemen Dewata Agung untuk menyampaikan apresiasi terdalam kepada para pramuwisata yang tergabung dalam Divisi Domestik Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali. Sebagai tulang punggung informasi bagi wisatawan, para pemandu ini dinilai memiliki peran krusial dalam memperkenalkan identitas kuliner lokal kepada khalayak luas.

Penyelenggaraan malam penghargaan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bentuk pengakuan nyata atas dedikasi para mitra dalam mendukung penjualan serta promosi produk. Pie Susu Dewata Agung menyadari bahwa keberhasilan sebuah merek oleh-oleh khas Bali tidak lepas dari peran aktif para guide yang berinteraksi langsung dengan wisatawan. Melalui rekomendasi yang tulus dan pelayanan yang prima, citra produk Dewata Agung terus terjaga dan semakin dikenal sebagai buah tangan wajib dari Pulau Dewata.

Dalam sambutannya, Founder Pie Susu Dewata Agung, Muchram Ibrahim menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha ekonomi kreatif dengan insan pariwisata. Kerja sama yang terjalin selama ini dianggap sebagai hubungan simbiosis mutualisme yang saling menguatkan ekosistem pariwisata Bali. “Dengan adanya dukungan dari Divisi Domestik HPI Bali, produk lokal mampu bersaing di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengalaman berwisata para tamu,” ujarnya.

Muchram Ibrahim menambahkan, memasuki periode 2026-2027, perusahaan telah menyiapkan berbagai skema bonus menarik bagi para pemandu wisata yang mengantarkan wisatawan berkunjung. Mulai dari komisi, SO (Special Order) wilayah Bali dan Jawa, hingga bonus bulanan dan tahunan. “Ini merupakan tahun ketiga kami membagikan SO tahunan bersama rekan-rekan pemandu wisata. Kami berharap apresiasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi bapak dan ibu sekalian serta lingkungan sekitar,” ucapnya.

BACA JUGA:  Ericsson Luncurkan Radio Tiga-Sektor Untuk Pembaruan Situs serta Peningkatan Kapasitas Secara Efisien

Meski baru menginjak usia dua tahun, Pie Susu Dewata Agung telah menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Dalam kesempatan tersebut, pihak manajemen mengungkapkan rasa syukur karena telah berhasil memberangkatkan empat orang pemandu wisata muslim ke Tanah Suci (Mekah) untuk menunaikan ibadah. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun tidak hanya bersifat profesional, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan yang kuat.

Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori sebagai simbol terima kasih atas loyalitas dan profesionalisme para mitra. Sorak sorai dan rona bahagia terpancar dari wajah para penerima penghargaan, yang merasa kerja keras mereka dalam mengedukasi wisatawan mengenai kualitas produk lokal dihargai secara layak. Lebih dari sekadar bagi-bagi hadiah, malam penghargaan ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi santai untuk menyerap aspirasi dari para praktisi di lapangan.

Pihak Dewata Agung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan demi menunjang kenyamanan para mitra saat membawa tamu berkunjung. Komunikasi dua arah ini diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru dalam strategi pemasaran yang lebih relevan dengan tren wisata masa kini.

Ketua Divisi Domestik HPI Bali periode 2023-2028, I Made Wijana yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh Pie Susu Dewata Agung. Menurutnya, perhatian seperti ini memberikan motivasi tambahan bagi para pemandu wisata untuk terus memberikan yang terbaik bagi pariwisata Bali. “Hubungan yang harmonis antara produsen oleh-oleh dan pramuwisata adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal,” jelasnya.

Respon positif juga datang dari para peserta, salah satunya Made Suasa yang juga berprofesi sebagai pemandu wisata domestik. Ia berharap agar program apresiasi seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. “Kami selaku pramuwisata domestik sangat mendukung kolega kami, Pie Susu Dewata Agung. Semoga ke depannya kerja sama ini semakin solid dan berkembang lebih baik lagi,” ujarya.

BACA JUGA:  Bantu Pemerintah Pulihkan Dampak Akibat Pandemi Covid-19, Ketua TP. PKK Ny. Seniasih Giri Prasta Rancang Berbagai Program Inovasi

Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, Cok Is dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa sektor pariwisata adalah ekosistem yang dibangun di atas fondasi kepercayaan dan kolaborasi. Sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan para wisatawan, pihaknya memahami bahwa pengalaman perjalanan yang sempurna tidak hanya soal destinasi yang indah, tetapi juga tentang "buah tangan" yang membawa kenangan manis bagi mereka saat kembali ke rumah.

"Mewakili rekan-rekan penerima penghargaan, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada keluarga besar Pie Susu Dewata Agung. Selama periode 2026-2027 ini, kami merasakan komitmen yang luar biasa dari Dewata Agung, tidak hanya dalam menjaga cita rasa autentik produknya, tetapi juga dalam memanusiakan kami sebagai mitra kerja. Konsistensi kualitas produk yang selalu fresh membuat kami sangat percaya diri saat merekomendasikannya kepada tamu,” pungkasnya.

Seiring berjalannya acara, suasana semakin akrab dengan sesi ramah tamah dan hiburan musik yang menghidupkan malam di jantung pariwisata Bali. Para undangan tampak saling bertukar pengalaman dan memperluas jejaring, memperkuat rasa persaudaraan antar sesama insan pariwisata. Semangat kolaborasi ini menjadi sinyal positif bahwa industri pariwisata Bali ke depan akan semakin tangguh dengan adanya kerja sama lintas sektor yang solid. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top