Sosialisasi di Desa Adat Susut, Tabanan, MBG Didorong Lebih Aktif Jangkau Kelompok Rentan

IMG-20260224-WA0013
Sosialisasi program MBG di Wantilan Desa Adat Susut, Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (20/2).

TABANAN - fajarbali.com | Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan di berbagai daerah. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menggelar sosialisasi program di Wantilan Desa Adat Susut, Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (20/2).

Dalam sambutannya, Charles menegaskan bahwa BGN harus lebih aktif dan strategis dalam memastikan kebijakan gizi nasional benar-benar menjangkau masyarakat, khususnya kelompok rentan termasuk anak-anak. Menurutnya, kebijakan yang baik tidak cukup hanya tertuang dalam regulasi, tetapi harus hadir secara nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Program ini merupakan harapan untuk anak-anak Indonesia agar mendapatkan gizi yang baik. selain itu, dengan gizi yang baik diharapkan dapat menjadikan anak-anak Indonesia menjadi generasi emas dan menjadi kekuatan ekonomi di dunia." Ujarnya

Ia juga menekankan bahwa BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, melainkan harus menjadi motor edukasi gizi nasional. BGN diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi makanan ultra-proses yang berisiko terhadap kesehatan.

Charles turut mengingatkan meningkatnya penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal yang berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih. Oleh karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengarahkan anak-anak memilih makanan sehat sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top