MANGUPURA-fajarbali.com | Perayaan Bulan Bahasa Bali (BBB) VIII di Desa Bongkasa, Abiansemal, Badung berlangsung dengan semarak. Ajang tahunan ini dimaknai sebagai ruang ekspresi bahasa dan sastra Bali yang bersentuhan langsung dengan persoalan masa kini.
Ketua Panitia BBB Desa Bongkasa, I Wayan Miarsa Darmita, menjelaskan bahwa konsep lomba tahun ini dirancang inklusif, menjangkau berbagai kelompok usia dan minat. Ragam kegiatan meliputi lomba Busana Adat ke Pura tingkat TK, Macecimpedan tingkat SD, Dharma Gita dan Dharma Suaka tingkat Sekaa Teruna Truni, Karaoke Lagu Pop Bali kategori umum, hingga lomba video vlog berbahasa Bali.
“Lomba vlog kami beri penekanan khusus pada tema pengolahan sampah berbasis sumber. Sementara lomba nyurat aksara Bali dan ngwacen tidak digelar karena sudah dilaksanakan tahun lalu dan dilaksanakan di tingkat banjar,” ujar Miarsa, di sela pembukaan kegiatan, di Wantilan Pura Desa Bongkasa, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, pengangkatan tema lingkungan dalam lomba vlog merupakan upaya menyatukan pelestarian bahasa dengan tantangan konkret yang dihadapi masyarakat. Sebagai desa wisata, Desa Bongkasa dituntut memiliki kesadaran lingkungan sekaligus kemampuan menyampaikan pesan tersebut melalui bahasa Bali yang komunikatif dan kontekstual. Ia berharap, ke depan, jenis lomba dapat semakin beragam tanpa kehilangan makna edukatifnya.
Nilai pembelajaran juga menjadi perhatian utama panitia. Setiap lomba tidak berhenti pada proses penilaian semata. Seusai pelaksanaan, para juri diberi ruang untuk menyampaikan evaluasi dan arahan.










