Radit-Rista, Duta GenRe UPMI Bali 2026, BKKBN Harap Jadi Agen of Change

IMG-20260221-WA0015
Pemilihan Duta GenRe Kampus di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Komitmen penguatan Program Generasi Berencana (GenRe) kembali ditegaskan dalam kegiatan Pemilihan Duta GenRe Kampus di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali tahun 2026.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali yang diwakili Ketua Tim Kerja KS dan PK, I Made Billy Udiana Sudibia, menyoroti konsistensi kampus dalam membina Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK M) sebagai ruang edukasi, advokasi, dan penguatan karakter remaja.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran UPMI atas komitmen terhadap PIK M Widyadari. Capaian tahun 2025 menjadi bukti konkret, dengan prestasi Juara I tingkat Provinsi Bali kategori PIK R Berkolaborasi (usia 20–24 tahun) serta Top 5 Nasional pada kategori yang sama. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil kerja kolektif yang mencerminkan kualitas pembinaan mahasiswa.

Pada momentum tersebut terpilih Duta GenRe UPMI Bali 2026, yakni pasangan I Gede Murditya Radit Pramusti (Putra) dan Ni Nyoman Rista Anggreni (Putri). 

Duta terpilih yang karib disapa Radit dan Rista diharapkan mampu menjadi agent of change dalam menjawab berbagai isu strategis remaja melalui wadah organisasi GenRe. Peran mereka tidak berhenti pada representasi simbolik, melainkan menjadi motor penggerak literasi kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pembentukan karakter generasi muda.

Billy menegaskan, tantangan remaja Bali masih nyata, mulai dari tingginya Age Specific Fertility Rate (ASFR) pada kelompok usia muda hingga maraknya isu seks bebas di kalangan remaja. Karena itu, Duta GenRe dituntut responsif, adaptif, dan mampu mengedukasi sebaya dengan pendekatan yang relevan dan solutif.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi penekanan, termasuk sinergi dengan pemerintah setempat seperti Kelurahan Tonja di Denpasar dalam membantu penyelesaian persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah.

BACA JUGA:  Spesial, Wisuda dan HUT ke-61 Unhi Dihadiri Prof. Mahfud, Sampaikan Pesan Menohok kepada Wisudawan untuk Merawat Indonesia

Sementara itu, perwakilan pimpinan kampus menyoroti masih adanya satu kasus pernikahan dini di lingkungan UPMI. Hal ini diharapkan menjadi atensi serius bagi Duta GenRe agar penguatan edukasi dan pencegahan dapat dilakukan lebih masif sehingga tidak muncul kasus serupa di masa mendatang.

Pemilihan Duta GenRe Kampus sendiri bertujuan menyiapkan mahasiswa sebagai pendidik sebaya dan konselor sebaya, meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta advokasi, sekaligus memperkuat gerakan mahasiswa dalam mendukung program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, khususnya GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).

Dengan fondasi prestasi yang telah diraih PIK M Widyadari, besar harapan agar Duta GenRe UPMI tidak hanya berbicara di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata di tingkat nasional. Lebih dari sekadar ajang seleksi, momentum ini menjadi langkah strategis membangun generasi Bali yang sehat, terencana, dan berdaya saing.

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top