SEMARAPURA-Fajar Bali, Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Klungkung sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah peristiwa alam. Salah satunya, tanah longsor yang menimpa Pura Manik Tirta yang berlokasi di Dusun Kawan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Senin (19/1/2026). Sejumlah pelinggih di pura tersebut mengalami kerusakkan cukup parah.
Peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh warga setempat dan langsung dilaporkan kepada pihak desa. Perbekel Desa Timuhun, Putu Arsana menyampaikan sudah menerima laporan yang sudah ditindaklanjuti dengan meninjau langsung ke lokasi. Dikatakan, ada tiga pelinggih yang mengalami kerusakkan parah. Yakni Pelinggih Sapta Petala, Pelinggih Ngerurah, serta Taman Beji.
"Setelah kami tinjau ke lokasi, ada tiga pelinggih yang mengalami kerusakkan parah dan kerugian kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta," ujarnya.
Pasca peristiwa tersebut, Putu Arsana sudah menyiapkan sejumlah langkah penanganan. Selain itu, pihak desa juga berencana melakukan nunas (meminta) petunjuk ke Sulinggih guna menentukan upacara atau tindakan adat dan keagamaan yang perlu dilaksanakan pasca terjadinya longsor.
Kemudian untuk pembersihan material longsor, Putu Arsana mengatakan akan melaksanakan gotong royong di area pura.
"Rencananya akan dilaksanakan dua hari ke depan. Kami berharap proses pembersihan dan penanganan dapat berjalan lancar," harapnya. W-019










