Tiga Produk Baru Lovina Beach Brewery-Coco Bali, dari Pulau Dewata untuk Dunia

u10-IMG-20251228-WA0006
Peluncuran tiga jenis minuman menandai kerja sama antara PT Lovina Beach Brewery Tbk (kode saha. STRK, red) dengan COCO BALI PTE LTD.

MAGUPURA-fajarbali.com | Peluncuran tiga jenis minuman menandai kerja sama antara PT Lovina Beach Brewery Tbk (kode saha. STRK, red) dengan COCO BALI PTE LTD, perusahaan minuman berbasis di Singapura.

Produk baru tersebut terdiri dari minuman ready-to-drink (RTD) COCO BALI, serta dua premium spirit yakni CLARISSA Liqueur dan LIBARRON Whisky. Ketiganya diperkenalkan kepada awak media, bertempat di Potato Head Beach Club, Petitenget, Badung, Sabtu (27/12/2025).

Ketiga produk tersebut diklaim mengusung DNA yang lahir di Pulau Dewata, Bali, dikembangkan di Singapura, dan dirancang untuk bersaing di pasar global.

Kolaborasi ini memperkuat ambisi Lovina Beach Brewery membawa minuman lokal Bali ke panggung internasional melalui pendekatan lifestyle branding, inovasi rasa tropis, dan strategi distribusi lintas negara.
Produk RTD perdana yang diluncurkan, COCO BALI, menjadi fokus utama dalam merespons pertumbuhan pasar RTD dunia.

Mengutip laporan Fortune Business Insights, nilai pasar RTD global sepanjang 2024 mencapai US$766,69 miliar, dengan Asia Pasifik menyumbang pangsa terbesar yaitu 35,67%. Angka tersebut diprediksi terus meningkat, menjadi peluang besar bagi brand baru dari Indonesia.

Direktur Utama PT Lovina Beach Brewery Tbk, Bona Budhisurya, menyampaikan bahwa tren RTD terus tumbuh seiring meningkatnya urbanisasi serta preferensi konsumen terhadap minuman praktis, rendah gula, dan berorientasi kesehatan.

Dia menambahkan, urbanisasi dan gaya hidup cepat mendorong permintaan produk praktis seperti RTD. Konsumen kini mencari minuman rendah gula, natural, atau health-oriented.

"Tapi tantangan tetap ada, terutama dalam membangun persepsi rasa bagi konsumen Indonesia yang terbiasa dengan minuman manis. Diperlukan komunikasi yang konsisten untuk memperkenalkan profil rasa yang lebih clean," jelas Bona.

COCO BALI hadir melalui dua varian rasa unggulan Sparkling Agave dan Golden Salak, tersedia dalam tiga kategori: Hard Seltzer, Sugar Cane dan Zero Sugar (non alkohol).

BACA JUGA:  Rajanya Motor Bebek Honda Supra X 125 FI Hadir Dengan Tampilan Segar dan Tawarkan Program Menarik

Creative Director COCO BALI RTD, Natalia Sumasto Tjia, menegaskan bahwa seluruh bahan diracik untuk memunculkan identitas Bali yang natural, segar, dan youthful.

“Setiap bahan membawa Bali vibes yang tropical, sehat, dan modern. Ini adalah Bali dalam kaleng,” ungkapnya.

COCO BALI juga menyabet Rekor MURI sebagai Minuman Beralkohol Pertama dengan Rasa Kelapa Kopyor. Dari sisi target pasar, COCO BALI membidik segmen Gen-Z, young millennials, komunitas wellness, serta wisatawan yang mencari brand lokal dengan sentuhan gaya hidup premium.

Produk berikutnya adalah CLARISSA Liqueur, minuman premium yang memadukan esensi tropical Bali dengan filosofi feminitas modern. Creative Director CLARISSA, Clarissa Ady Sumasto Tjia, menjelaskan bahwa CLARISSA dirancang sebagai simbol keanggunan perempuan modern.

“CLARISSA adalah liqueur pertama di Indonesia yang menggunakan Coconut Kopyor dan Golden Salak, dirancang khusus untuk segmen perempuan,” ujarnya.

CLARISSA menawarkan aroma coconut cream, vanilla orchid, dan golden salak yang lembut. Kandungan vitamin C, D, E dan antioksidan menjadikannya lebih dari sekadar minuman beralkohol.
Produk ini mendapat Rekor MURI sebagai Minuman Beralkohol Pertama yang Dipasarkan untuk Segmen Perempuan.

LIBARRON menjadi whisky premium yang unik karena memadukan teknik distilasi Skotlandia dengan kondisi alam Bali melalui precision aging, metode yang memanfaatkan panas, kelembapan, dan energi vulkanik Bali untuk mempercepat interaksi spirit dengan cask French oak.

Pada kesempatan yang sama Creative Director LIBARRON, Jacob Suryanata, menegaskan bahwa LIBARRON bukan sekadar whisky, melainkan karya rasa bernilai seni. LIBARRON adalah whisky Skotlandia pertama yang diciptakan di Bali, dengan karakter berani dan artistik.

"LIBARRON juga mendapatkan Rekor MURI sebagai Wiski Lokal Pertama yang Berkolaborasi dengan Museum Van Gogh melalui produk LIBARRON Whisky x Van Gogh Starry Night edisi terbatas sebanyak 1.889 botol," ujar dia.

BACA JUGA:  Hadir di World Water Forum Ke-10, Vinilon Group Berkomitmen Memberikan Kontribusi dan Solusi Dalam Membangun Kesejahteraan Masyarakat Melalui Solusi Sistem Perpipaan

Jacob mengungkapkan bahwa pada 2026, LIBARRON akan memperluas distribusi ke hotel bintang lima, bar premium, dan pasar internasional.

Memasuki 2026, perusahaan berfokus menghadirkan produk minuman tropis ringan, segar, dan bernilai wellness, sejalan dengan perubahan preferensi konsumen global.

Lovina Beach Brewery juga dikenal sebagai perusahaan minuman beralkohol pertama di Indonesia yang memiliki perkebunan agave biru, yang telah diganjar penghargaan MURI.

Kolaborasi antara PT Lovina Beach Brewery Tbk dan COCO BALI PTE LTD menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membawa minuman beralkohol craft Indonesia ke pasar global.

Director COCO BALI PTE LTD, Dennis Chua, menambahkan bahwa brand ini dibangun sebagai lifestyle brand dengan potensi lisensi global, bukan sekadar produk minuman.

“Bagi para investor, COCO BALI tidak sekadar merepresentasikan penjualan minuman. Brand ini dibangun sebagai lifestyle brand berbasis kekayaan intelektual, dengan daya ingat emosional yang kuat, autentisitas budaya, serta potensi lisensi global. Fokus kami adalah membangun merek yang nilainya terus bertumbuh secara berkelanjutan dari waktu ke waktu, bukan yang bergantung pada volume penjualan berbasis diskon,” ungkap Dennis Chua.

Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam mendorong industri craft minuman Indonesia menuju panggung internasional, serta memperkuat posisi Bali sebagai pusat identitas dan kreativitas global.

Ketiga produk minuman terbaru ini bukan minuman biasa. Ada begitu banyak nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top