Sengketa Vila di Sanur Memanas, Edward Lapor Dugaan Penyekapan

u5-IMG-20251207-WA0119_copy_1024x575
Suasana vila saat didatangi sejumlah masa dan anggota Polisi.Foto/ist

DENPASAR-Fajarbali.com| Seorang warga negara asing asal Italia Gabriela Fattori alias GF yang tinggal di Bali dan diduga melanggar izin tinggal kembali berulah. Sebelumnya, GF diduga melanggar izin tinggal karena dia hanya mengantongi Visa on Arrival (VoA) tapi menyewakan vila di Bali.

Tidak hanya itu, GF juga diduga berulah karena mengusir paksa seorang wanita yang sama-sama dari Italia bernama Ussy. Ussy "diusir" oleh GF karena belum melunasi sewa vila miliknya di kawasan Sanur, Denpasar.

Hal ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Ussy, Edward Tobing. Diakuinya, terkait sewa menyewa Villa, Ussy memang ada kurang bayar, tapi bukan berarti pihak GF bisa seenaknya mengusir Ussy, semua harus diselesaikan melalui jalur hukum.

Parahnya lagi pada Kamis 4 Desember 2025, GF kembali datang ke vila. Kali ini dia datang bersama anggota Polisi dan membawa banyak masa. Menurut Edward, GF bersama rombongannya datang untuk mengusir Ussy dari vila yang ditempatinya.

Hal ini menurut Edward adalah tindakan melawan hukum, karena sejatinya masalah Ussy dan GF harusnya diselaikan melalui jalur hukum, bukan dengan cara mengusir alias eksekusi paksa. "Ini tidak bisa dibenarkan, makanya saya melapor ke polisi," ujar Edward yang dihubungi, Kamis (4/12/2025).

Sementara terkait masalah pengusiran, Edwrad mengaku sudah dilakukan mediasi di Polsek Denpasar Selatan."Sudah dilakukan mediasi, disana ada kesempatan bahwa antara GF dan Ussy bisa sama-sama tinggal di vila," sebut Edwrad.

Tapi yang sangat disayangkan, puluhan masa yang dibawa oleh GF hingga saat ini masih berada di vila. Hal ini pun membuat Ussy menjadi ketakutan dan trauma. "Pertanyaan saya, buat pada ada masa di sana, mereka itu siapa dan kepentingannya apa," tukas Edward mempertanyakan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top