BANGLI - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tindak lanjut intruksi Bupati Bangli, I Made Gianyar selaku Ketua Satgas Penangulangan Covid-19 Kabupaten Bangli, RSU Bangli secara resmi dijadikan tempat karantina bagi warga yang hasil rapid positif dan sebagai tempat rujukan sementara bagi yang hasil test swabnya positif. Bahkan sejak Minggu (26/04/2020), RSU Bangli telah mulai melaksanakan karantina terhadap 8 orang warga dari br. Serokadan, Abuan, Susut dan 1 orang PMI yang hasil rapid testnya yang dilakukan sebelumnya reaktif. “Untuk perkembangan kondisi kedelapan warga Serokadan dan seoarang PMI yang mulai dikarantina di RSU Bangli stabil,” ungkap Humas Satgas Penanggulangan Covid-19, I Wayan Dirgayusa.
Disampaikan, swab test kedua untuk kedelapan warga Serokadan tersebut akan dilakukan Senin (27/04-hari ini-red). Sedangkan untuk yang PMI, juga akan dilakukan test Swab untuk kali pertama. Lebih lanjut, kata Mantan Camat Kintamani ini, untuk di RSU Bangli sejak awal sudah disiapkan dua ruang isolasi. Selain itu, di RSU juga telah menyiapkan 15 kamar, untuk kapasitas sebanyak 30 orang yang akan menjalani karantina. “Untuk pengawasannya, diruang isolasi RSU Bangli juga telah dilengkapi CCTV,” ungkapnya.
Selain itu, kata Dirgayusa, Bupati selaku Kasatgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli telah memerintahkan tim BPBD Bangli selaku anggota Satgas untuk membagikan masker. “Untuk pembagian masker ini, diminta diprioritaskan bagi desa yang tercatat ada positif dan ada PMI-nya,” jelasnya. Dalam hal ini, BPBD Bangli disebutkan telah langsung melaksanakan pendistribusian sebanyak 96 ribu masker melalui Camat dengan rincian, masker ini dibuat oleh UMKM yang ada di Kabupaten Bangli.










