AMLAPURA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Ditengah merebaknya pandemi virus corona (covid-19), pemerintah kabupaten Karangasem melalui bupati IGA Mas Sumatri meminta agar selama tiga bulan kedepan, biaya pelanggan dari PDAM Tirta Tohlangkir digratiskan. Kebijakan itupun langsung ditanggapi dirut PDAM Tirta Tohlangkir, I Gusti Made Singarsi, yang akan menggratiskan biaya PDAM bagi pelangggan dengan mempergunakan air dari 0-10 meter kubik.
Gusti Made Singarsi, Minggu (19/4/2020) mengatakan, PDAM Tirta Tohlangkir sangat mendukung kebijakan bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri. Pihaknya pun langsung membuat kajian pelanggan mana yang akan digratiskan. "Seluruhnya kita gratiskan, kecuali konsumen dari pemerintah,yang bergerak disektor Niaga besar, mereka tetap bayar," ujar Singarsi.
Konsumen dari masyarakat, kata Singarsi,semaksimal mungkin untuk tidak mempergunakan air PDAM diatas 10 meter kubik per bulannya. Rencana ini, katanya,sekaligus mengajarkan kepada masyarakat untuk menghemat air setiap harinya. "Dari kajian kita, dengan jumlah keluarga 5 orang, setiap bulanya tidak sampai menghabiskan air diatas 10 meter kubik," ujarnya.
Jika melebihi dari 10 meter kubik, kata Singarsi, konsumen harus tetap bayar. Dengan kajian yang telah dibuatnya, konsumen rumah tangga biasanya tidak lebih dari itu. Kecuali, kata Singarsi, dalam keluarga tersebut ada yang membuat usaha sehingga menghabiskan air lebih dari 10 meter kubik. "Bisa saja dari pelanggan rumah tangga, tetapi mereka memiliki usaha, seperti ternak babi misalnya, jadinya kan penggunaan airnya banyak," ujarnya lagi.










