FEB UNR Telurkan 150 Sarjana Manajemen Profesional, Rektor Minta Lulusan Beri Dampak Nyata untuk Indonesia Emas

IMG-20250823-WA0023
Dekan FEB UNR Dr. Putu Gede Denny Herlambang, ST.,MM., melepas 150 orang Sarjana Manajemen pada Yudisium ke-44, di Hotel Aston Denpasar, Sabtu (23/8/2025).

DENPASAR-fajarbali.com | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ngurah Rai (FEB UNR) menggelar Yudisium ke-44, bertempat di Hotel Aston, Denpasar, Sabtu (23/8/2025).

Yudisium periode ini mengusung tema "Jana Kerthi Loka Utama: Menghasilkan Sarjana Manajemen Berkarakter untuk Indonesia Emas 2045". Semua lulusan akan diwisuda dalam waktu dekat. 

Dekan FEB UNR Dr. Putu Gede Denny Herlambang, ST.,MM., menjelaskan, yudisium bukan sekadar seremoni administratif untuk menyatakan bahwa mahasiswa telah menyelesaikan studinya.

Lebih dari itu, ini adalah momen sakral yang menandai transformasi para lulusan dari seorang pembelajar menjadi insan profesional yang siap mengabdi kepada bangsa. 

"Tema yang kita usung hari ini, Jana Kerthi Loka Utama, mengandung makna luhur: memuliakan manusia demi tercapainya dunia yang utama. Ini sejalan dengan cita-cita kita untuk melahirkan sarjana manajemen yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga berkarakter, beretika, dan berintegritas," kata Denny.

Denny berpendapat, menuju Indonesia Emas 2045, negara ini memerlukan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kokoh secara moral. Sehingga lulusannya diharapkan menjadi agen perubahan “agent of change” yang mampu mengelola sumber daya, memimpin dengan hati, dan berinovasi demi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Dengan tambahan ini, maka total alumni Prodi Manajemen FEB UNR 3.392 orang. "Peningkatan kelulusan tahun ini tentu teriring dengan komitmen kami untuk terus berusaha dalam meningkatkan mutu lulusan kedepannya," ujarnya. 

Delan melaporkan bahwa, dalam bidang pendidikan dan pengajaran, FEB UNR berhasil mempertahankan mutu pembelajaran dengan kurikulum berbasis Outcome-Based Education serta tingkat kelulusan tepat waktu yang terus meningkat. 

Dalam bidang pengajaran, fakultas terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui berbagai inovasi, salah satunya dengan melaksanakan program visiting lecturer yang menghadirkan akademisi dan praktisi berpengalaman dari perguruan tinggi maupun industri, baik dalam negeri maupun luar negeri. 

BACA JUGA:  Harapan Rektor kepada Duta GenRe UPMI Bali 2025

Sedangkan pada bidang penelitian, pihaknya telah melakasanakan International Conference on Economic Management, Accounting and Tourism yang diselenggarakan atas kolaborasi bersama Universitas Nusa Cendana dalam rangkan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi Internasional. 

Pencapaian besar berikutnya adalah diraihnya Akreditasi Jurnal yaitu Jurnal Manajemen dan Bisnis Equilibrium (MBE) yang dikelola oleh FEB UNR dengan Peringkat Akreditasi Nasional SINTA 4 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, FEB UNR telah melaksanakan program pengabdian berskala internasional yang melibatkan kolaborasi dengan Keimyung University & The Korea Entrepreneurship Society. 

Kegiatan ini tidak hanya memperluas jejaring kerja sama internasional, tetapi juga memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam pemberdayaan masyarakat global, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia di kancah dunia. 

Dalam mendukung implementasi Kurikulum Kampus Merdeka, FEB UNR juga mencatat pencapaian istimewa melalui keberangkatan mahasiswa untuk melaksanakan program magang di Amerika Serikat. 

"Saya berpesan kepada para lulusan, agar ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak berhenti pada ijazah, melainkan terus dikembangkan dan diamalkan. Jagalah nama baik almamater, hormati orang tua, dan berkontribusilah secara nyata di lingkungan kerja maupun masyarakat. Ingatlah bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang sejauh mana kita memberi manfaat bagi sesama," pesan dekan. 

Rektor UNR Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM.M.Hum., menyebut tema yang diusung dalam yudisium kali ini sangat relevan dalam mengimplementasikan program strategis pemerintah. 

Sebagai salah satu fakultas kebanggaan di UNR, Prof. Tirka mendorong kreativitas dekan dan jajaran FEB untuk merancang penambahan program studi (prodi) yang sesuai dengan kebutuhan zaman. 

BACA JUGA:  Hadiri Pujawali Pura Puseh Panglan, Pejeng, Gianyar, Senator AWK Puji Upaya Menjaga Simbol Persatuan Siwa Buddha

"FEB ini kan paling digemari mahasiswa fresh graduate. Dosen-dosennya juga kebanyakan muda. Jadi sudah nyambung. Tinggal tunggu penambahan prodi baru. Astungkara dalam waktu dekat," ungkap Rektor UNR.

Prof. Tirka pun mengaku bangga karena dari data, 100 orang peserta yudisium telah terserap dunia kerja maupun berwirausaha. Kepada lulusan yang belum mendapatkan pekerjaan, Prof. Tirka meminta agar tidak pilih-pilih, sebab semua pekerjaan menurut dia bagus. Dan, ia pun optimistis bahwa masa tunggu lulusan FEB UNR sangat cepat. 

Terkait kualitas, Prof. Tirka menegaskan bahwa "Kampus Perjuangan" yang punya sejarah panjang di kancah perguruan tinggi, sudah membuktikan kualitasnya. Hampir di setiap instansi pemerintah maupun swasta terdapat lulusan UNR, termasuk dua orang sempat menduduki jabatan menteri.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top