Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2025 Pukau Dunia dengan Harmoni Lintas Benua

UVJF 2025 day 2 (48)
Sthala UVJF 2025 lebih dari musik, hadir dengan perpaduan seni, budaya, dan keberlanjutan.

GIANYAR-fajarbali.com | Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2025 telah resmi dibuka di Sthala, a Tribute Portfolio Hotel by Marriott, Lodtunduh. Festival ini sukses menyuguhkan pengalaman jazz lintas benua, memadukan talenta lokal dan internasional dalam rangkaian penampilan memukau di dua panggung utama, Subak Stage dan Giri Stage.

Pembukaan UVJF 2025 ditandai dengan sambutan dari sejumlah tokoh penting, termasuk Heru Djatmiko (Head of Ticketing UVJF), Lasta Arimbawa (General Manager Sthala), Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Ketua PHRI dan perwakilan Puri Ubud), serta Ida Ayu Indah Yustikarini (Kepala Divisi Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali), yang secara resmi membuka festival ini. Prof. Tjokorda Oka menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi UVJF sebagai atraksi luar biasa bagi Ubud.

Momen simbolis pemukulan simbal oleh co-founder UVJF Yuri Mahatma dan A.A. Anom Darsana, bersama perwakilan Dinas Pariwisata Gianyar, mengawali kemeriahan. Fanfare dari East West European Jazz Orchestra (EWEJO) menyambut pembukaan, disusul dengan penampilan energik mereka yang menjadi salah satu daya tarik utama hari pertama.

Hari pertama festival menghadirkan delapan penampilan musisi dengan latar dan warna musik beragam. Smokey Chamber Trio (Indonesia) membuka Subak Stage dengan komposisi orisinal, sementara band asal Jerman SILK menyalakan Giri Stage dengan deretan lagu funk dan soul. EWEJO membawakan kekuatan big-band jazz berpadu dengan vokal Dian Pratiwi, disusul Duo Jazz Steps (Vietnam) dengan perpaduan unik jazz modern dan ritme tradisional, serta New Centropezn Quartet (Rusia) yang membawa pengaruh soul dan folk Armenia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top