Praktisi Beberkan Tips Jitu Ngonten Berbahasa Bali Agar “Cuan”

IMG-20250204-WA0001
Workshop Konten Digital Kreatif atau Edukatif Basa, Aksara dan Sastra serangkaian Bulan Bahasa Bali VI yang digelar di Lantai Dasar Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (3/2/2025).

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Selain kemampuan komunikasi agar mampu menarik orang menonton konten di media sosial, kunci lainya adalah konsisten. Tak sedikit para pegiat medsos mampu menghasilkan cuan atau penghasilan dari pembuatan konten digital. 

Demikian diungkapkan Konten Kreator Kadek Puja Astawa alias Hai Puja saat tampil mengisi workshop Konten Digital Kreatif atau Edukatif Basa, Aksara dan Sastra serangkaian Bulan Bahasa Bali VI yang digelar di Lantai Dasar Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (3/2/2025).

Puja Astawa menjelaskan, media sosial seperti kartu nama, tempat untuk memperkenalkan usaha atau kegiatan yang bisa mendatangkan uang. 

“Caranya bagaimana dalam membuat konten, ya sederhana kita menonton aja konten orang lain, pelajari terus, lantas buat gaya karakter seperti kita punya,” ungkap Puja. 

Ia menegaskan memang perlu proses yang berulang-ulang, dari video pertama hingga video ke sepuluh pasti ada perbedaan. 

“Misalnya cara membuat banten cara membuat sambel atau yang lainya. Kita tonton saja mereka, selanjutnya kita praktikkan kemudian rekam, lama-lama akan terbiasa, ini yang kita tak sadar dari konten digital bisa jadi ada orang yang pesan, beli atau bahkan menjadi pelanggan tetap, siapapun bisa mendapatkan penghasilan," ungkapnya. 

Ia meminta, dalam pembuatan konten harus dibuat menarik, mewah, kreatif yang utama kemampuan komunikasi yang baik akan membuat peluang yang luas di jagat maya.  

Selanjutnya, para kreator harus menentukan siapa target penonton, apakah kalangan anak-anak, ibu-ibu rumah tangga jadi harus menyesuaikan. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top