Peralatan Minum Ramah Lingkungan Miliki pasar potensial

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Seiring dengan adanya pergub Bali tentang pengurangan sampah plastik, berbagai inovasi peralatan yang ramah lingkungan mulai diciptakan. Salah satunya peralatan berbahan dasar bambu yang memiliki pasar potensial.

 

 

Tidak saja sedotan dari bambu sebagai alternatif pengganti sedotan plastik, berbagai peralatan minum dari bambu juga tercipta. Salah seorang perajin, Ayu Werdhi yang ditemui di Denpasar melakukan inovasi membuat gelas, cangkir dan teko air dari pohon bambu. Produk yang diciptakannya pun mampu menarik pasar.

 

Ia mengatakan, baru-baru ini permintaan mulai berdatangan dari villa. Selain itu dari kantor pemerintahan sudah mulai tertarik menggunakan peralatan minum dari bambu. “Respons dari masyarakat terhadap produk kami, memang antusias terutama untuk sedotan bambu. Kalau teko dan gelas masih di kalangan tertentu karena masih buatan tangan atau handmade,” ujarnya.

 

Peralatan minum dengan menggunakan bahan alami ini mulai dilakukan sejak awal tahun 2019. “Saya berinisiatif membuat sedotan, gelas, cangkir dan teko air dari bambu karena berawal dari peraturan gubernur Bali yang membatasi sedotan plastik makanya kita buat dari bambu. Setelah membuat sedotan dari bambu nambah ke gelas, teko, cangkir dan tempat penyimpanan perhiasan,” jelasnya.

 

Ia mengaku mendesain peralatan minum dari bambu ini berdasarkan permintaan setelah para pelanggan melihat contoh yang dipajang saat pameran-pameran. “Pembeli kebanyakan dari teman-teman, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ungkap Ayu.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top