DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Adanya foto yang beredar di Medsos yaitu Gubernur Bali Wayan Koster di kediaman Mantan Presiden RI yang juga memjadi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, dimana dalam foto tersebut, terlihat juga Puan Maharani, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana serta Tommy Winata.
Yang menyebabkan isu tidak sedap bergulir mempertanyakan komitmen Koster menolak reklamasi di Teluk Benoa. Padahal kedatangan Koster ke kediaman Megawati di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Hanya melakukan silahturahmi halal bi halal untuk mengucapakan selamat Idul Fitri dan Koster pun datang bersama rombongan bupati-wakil bupati se-Bali dari PDIP.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Badan Independen Pemantau Pembangunan Dan Lingkungan Hidup, Komang Gede Subudi, pada Selasa (11/6/2019). Dirinya melihat, foto tersebut merupakan hanya foto biasa yang tidak perlu dibesar-besarkan apalagi di politisir. Pasalnya, dalam halal bi halal sudah biasa melakukan foto bersama, dan halal bi halal juga merupakan bagian dari kulture masyarakat Indonesia. Artinya Koster yang juga menjadi Kader PDIP sangat wajar menyambangi kediaman Ketua Umumnya dan pastinya kunjungan tersebut membahas yang wajar-wajar dan bersifat negatif karena momennya silahturahmi.
"Saya lihat foto tersebut tidak layak dikomentari sebagai mempertanyakan komitmen Koster menolak reklamasi di Teluk Benoa. Saya malah melihat foto tersebut yang sedang melakukan halal bi halal untuk mengucapakan Hari Raya Idul Fitri sangat positif. Artinya foto tersebut tidak usah dibesar-besarkan atau dipolitisir untuk mendapatkan panggung," tandasnya Subudi yang juga sebagai pengusaha Tambang Batu Bara di Kalimantan Selatan.










