
Panglisir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung menyerahkan dana mendukung pembuatan ogoh-ogoh untuk 13 seka teruna se-Desa Adat Mengwi.
MANGUPURA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Setelah memutuskan melepas embel-embel pajabat negara dengan tidak maju lagi dalam pemilihan apapun, Panglingsir Puri Ageng Mengwi AA Gde Agung mengaku fokus mengabdi untuk masyarakat dalam kapasitasnya sebagai pengayom krama.
Seperti terlihat, pada Minggu (12/3), malam, tokoh yang masih menjabat Anggota DPD RI itu mengumpulkan para Yowana/Seka Teruna se Desa Adat Mengwi, di Puri Ageng Mengwi.
Total ada 13 seka teruna yang hadir didampingi para prajuru dinas/adat setempat. Layaknya orangtua, Bupati Badung 2005-2015 itu memberikan nasihat seraya menyerahkan jiwa dan raganya kepada krama, termasuk para yowana.
"Saya ini milik masyarakat. Begitupun masyarakat adalah milik saya juga. Kita lahir, hidup dan mati di Mengwi, mari bersatu, jangan mau dipecah-belah oleh oknum luar yang tak bertanggung jawab," kata AA Gde Agung.
Terkait perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1945, AA Gde Agung secara pribadi membantu pendanaan ogoh-ogoh dari kantong pribadi sebesar Rp 3 juta rupiah per seka teruna. Ia menjamin, punia ini tidak ada kaitan dengan dukungan politik.
"Apa salahnya saya bantu di saat saya punya lebih? Toh juga saya milik anak-anak, yowana semua, dan yowana juga milik saya," ujarnya.
Mengingat saat malam pangrupukan dan Nyepi dirinya tugas ke luar negeri, ia berpesan agar festival ogoh-ogoh berjalan tertib guna menjaga kondusivitas.










