Banjir Bercampur Lumpur di Tulamben

AMLAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Hujan cukup deras yang terjadi di wilayah Karangasem, Minggu (6/1/2019) sempat membuat jalur utama jalan Karangasem-Singaraja terputus beberapa jam.

Hal itu lantaran banjir air bercampur lumpur cukup deras mengalir di Tukad Tulamben, sehingga masyarakat tidak berani melewatinya. Selain itu, hujan deras juga membuat jembatan menuju rumah pohon, di Batudawa, Desa Tulamben juga  amblas yang membuat sejumlah kendaraan terjebak.

Salah seorang warga yang kebetulan melintas di jalur tersebut, I Nengah Dendo Winata, Minggu mengakui, pihaknya tidak berani melewati air yang cukup besar di sungai yang membelah jalan Amlapura-Singaraja itu. Bahkan, kata Dendo Winata, air cukup besar terjadi sejak pukul 13.00 wita. Karena airnya bercampur lumpur dan cukup besar, pengendara juga tidak berani lewat dan terpaksa menepi. "Tidak ada yang berani lewat, karena airnya besar dan bercampur lumpur," sebut Dendo Winata. 

Dendo Winata mengatakan,air sungai baru mengecil setelah hampir 3 jam  terjadi antrean panjang. Saat ini, sebutnya, jalan sudah bisa dilewati kendaraan meskipun air masih belum surut. "Airnya sudah mengecil, tadi sempat terjebak macet sampai tiga jam," sebutnya. 

Sementara itu, kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Arimbawa, ketika dihubungi membenarkan meluapnya air sungai Tulamben. Dikatakanya, hal itu sangat rutin terjadi ketika musim hujan lantaran belum ada jembatan penghubung. "Airnya sudah mengecil, banjir terjadi karena hujan yang terjadi dilereng gunung agung," ujarnya. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top