Gemakan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Inklusi --9d5eced3

SINERGI Institut Kapal Perempuan, Bali Sruti dan Dinas P3AP2KB Kota Denpasar melakukan gerakan untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak.

 

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Institut Kapal Perempuan bersinergi dengan Bali Sruti dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar melakukan gerakan untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak di Denpasar.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Sri Wetrawati, kepada awak media, Senin (16/12) mengatakan, Kota Denpasar menjadi salah satu kota penerima awards dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada peringatan 22 Desember 2022, di Bengkulu.

Menurutnya, award tersebut harus dibarengi dengan upaya yang lebih keras lagi untuk mewujudkan DKRPPA di seluruh kelurahan dan desa yang ada di Kota Denpasar.

"Semua desa dan kelurahan dapat mewujudkan 10 indikator DKRPPA diantaranya adanya pengorganisasian perempuan dan anak, data desa pilah gender dan anak, penganggaran responsif gender, keterwakilan perempuan di pemerintahan dan lembaga sosial desa, penghapusan perkawinan anak, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan lain-lain," jelas Sri Wetrawati.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Institut Kapal Perempuan Misiyah berharap, peringatan Hari Pergerakan Perempuan ini dapat menjadi semangat gerak bersama untuk memastikan kesetaraan gender dan inklusi sosial.

Dikatakan, sejak tahun 2021 Kapal Perempuan, Bali Sruti dan DP3AP2KB dalam program Inklusi yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Bappenas dengan Pemerintah Australia melalui DFAT melakukan pemberdayaan perempuan untuk memastikan akses perempuan akar rumput, disabilitas dan kelompok marginal mendapatkan hak-haknya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top