KKN di Kayu Kapas, Kintamani, Ini yang Dilakukan Kelompok 23

UNHI 1-3eede14d

Sosialisasi mahasiswa KKN Unhi Kelompok 23 di Banjar Kayu Kapas, Kelurahan/Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

 

BANGLI – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Berbagai kegiatan dilakukan Kelompok 23 Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar selama satu bulan penuh di Banjar Kayu Kapas, Kelurahan/Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Salah satunya sosialisasi pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masyarakat setempat yang didominasi petani (jeruk), pedagang hingga pande besi.

Koordinator kegiatan, I Kadek Riki Mahardika, dikonfirmasi di lokasi KKN, beberapa waktu lalu menjelaskan, sumber daya buah jeruk cukup melimpah di desa tersebut.

Namun, harganya tidak stabil akibat tidak sesuainya persediaan dengan permintaan saat panen raya, gangguan hama, dan pemasaran yang belum berbasis teknologi informasi. "Persoalan-persoalan ini lah yang kami carikan solusi melalui program kerja kelompok kami," kata Riki, mahasiswa asal Desa Antiga, Manggis, Karangasem ini.

Penyelenggaraan Yadnya, kata Riki, mampu menjadi pemutar roda perekonomian masyarakat Bali karena buah-buahan salah satu perangkat yang wajib ada. Untuk itu, pihaknya menyarankan, masyarakat Kayu Kapas memaksimalkan situasi ini.

Pun bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang dan perajin, pihaknya mengedukasi cara pemasaran produk melalui platform media sosial yang menjadi tren saat ini.

"Kami berupaya membangkitkan UMKM di desa ini, karena terbukti jadi tulang punggung perekonomian serta membuka lapangan kerja," kata mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata tersebut. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top