Mangku Pastika ke Mahasiswa: Jangan Pernah Takut Sebelum Peti Mati di Depanmu

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Isu Amandemen UUD 1945: Tantangan dan Solusinya” yang digelar Anggota MPR RI Made Mangku Pastika berlangsung penuh motivasi khususnya kepada kalangan mahasiswa yang hadir di RAH The House of Legal Experts di Jalan Tukad Musi IV Renon Denpasar, Jumat (25/3).

Purnawirawan Polisi dengan tiga bintang di pundaknya sekaligus mantan Gubernur Bali (2008-2018) ini, mengaku miris dengan mental sebagian besar orang Bali yang masih dibelenggu ketakutan. Munculnya istilah 'koh ngomong' sesungguhnya untuk menutupi rasa ketakutan tersebut.

"Sepuluh tahun saya jadi gubernur (Bali-red), saya pelajari orang kita itu mentalnya penakut. Ayo mulai sekarang berani bertarung, bila perlu ada nekatnya," kata Mangku Pastika memotivasi.

Ia lantas mengutip salah satu pepatah China yang menggugah keberanian. Ia mengaku sangat terkesan dengan pepatah itu. Intinya, mengajarkan seseorang agar tidak takut sebelum peti mati benar-benar ada di depannya. 

Salah satu solusi yang ia sodorkan dengan mendorong mahasiswa agar terjun berpolitik (praktis). “Jangan ragu kalau mau mengubah sesuatu maka kita harus ikut di dalamnya. Dan berpolitik ini tak ada yang larang,” imbuhbya seraya mengingatkan idealis itu boleh tapi harus realistis.

Memang diakui tantangan pasti ada sebab politik itu kekuasaan. Tak masalah mau ‘warna’ beda. “Ibarat kucing mau warnanya apa, yang penting tugasnya bisa tangkap tikus,” ujar Mangku Pastika mencontohkan. Diingatkan suatu bangsa akan hancur ketika para politisi busuk berkuasa dan orang-orang pintar tidak mau masuk ke politik.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top