508 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 257 Orang

Denpasar- fajarbali.com l Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami peningkatan signifikan pada Senin (2/8/2021). Berdasarkan data resmi, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 508 orang. Kasus sembuh tercatat mengalami peningkatan 257 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 6 orang.


“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 6 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 257 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 508 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 26.583 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 20.187 orang  (75,94 persen), meninggal dunia sebanyak 517 orang (1,94 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  5.879 orang (22,12 persen). 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

BACA JUGA :
Pemkot Terima Bantuan Vitamin dari IDI Denpasar, Dukung Percepatan Pemulihan Kesehatan Pasien Isoman
Vaksinasi Covid-19 Dosis 2 Di Desa Kesiman Petilan Sasar 1.418 orang

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” terangnya.  

Dewa Rai pun mengatakan, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.  

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun. “Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” pungkas  Dewa Rai. (car)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MICE Masih Menjadi Andalan Di Tengah Keterpurukan Sektor Pariwisata

Sab Agu 7 , 2021
Denpasar- fajarbali.com l Pertumbuhan ekonomi mengalami minus yang cukup signifikan akibat roda kepariwisataan di Bali terhenti akibat pandemi Covid-19.