“Perguruan tinggi dituntut tidak sekadar meluluskan mahasiswa, tetapi menciptakan talenta yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui semangat Diktisaintek Berdampak,” tegasnya.
Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, LLDIKTI Wilayah VIII, lanjutnya, berkomitmen menjadi mitra strategis bagi PTS melalui tiga fokus utama. Pertama, akselerasi mutu dengan mendorong peningkatan akreditasi institusi dan program studi. Kedua, transformasi digital guna mempermudah layanan administrasi dan akademik agar lebih transparan dan efisien. Ketiga, peningkatan kesejahteraan dosen melalui fasilitasi pengembangan karier dan peningkatan kualifikasi akademik.
Ia juga mengingatkan agar seluruh insan pendidikan tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Tantangan global, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, menuntut adaptasi yang cepat dan tepat.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-44 yang juga Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP menyampaikan bahwa tema yang diusung menjadi refleksi perjalanan panjang LLDIKTI Wilayah VIII dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas.
Menurutnya, tema tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat mutu layanan, tata kelola, serta pendampingan kepada perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Tema ini juga menekankan pentingnya perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan, sehingga manfaat pendidikan tinggi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.










