Untuk diketahui, berdasarkan data Statistik Penduduk Lanjut Usia Tahun 2023 (BPS, 2023), penduduk lansia di Indonesia sebesar 11.75 persen. Hal ini menunjukkan Indonesia negara yang sudah memasuki era penduduk menua (ageing population).
Dengan rasio ketergantungan lansia sebesar 17.08 yang artinya setiap 100 orang penduduk usia produktif menanggung sekitar 17 orang lansia.
Provinsi Bali sendiri berdasarkan hasil Pendataan Keluarga Tahun 2023 sudah memasuki era population ageing, dengan jumlah penduduk lansia (diatas 60 Tahun) sebanyak 506.670 jiwa atau sebesar 13,84%.
Sedangkan jumlah penduduk usia lansia di Kabupaten Klungkung mencapai angka 28.162 jiwa atau sebesar 15% dari total 193.490 penduduk.
Atas dasar tersebut, dikembangkan berbagai upaya kompherensif dari pemerintah agar lansia tidak menjadi beban, baik dalam keluarga maupun masyarakat tetapi dapat menggali potensinya.
Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan Sekolah Lansia di kelompok BKL yang diharapkan dapat membantu para pemangku kepentingan dalam merencanakan program Pembangunan Keluarga, dalam upaya meningkatkan pengembangan program kelanjutusiaan melalui pembentukan sekolah lansia di kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) di seluruh Indonesia dalam mewujudkan lansia Tangguh yang SMART.
Sampai dengan bulan November 2024, Provinsi Bali telah memiliki 11 Sekolah Lansia.










