"Sebanyak 73 remaja putri dan 42 remaja putra mendaftar pada ajang pageant yang digelar untuk kedua kalinya ini. Usia mereka, sesuai yang dipersyaratkan, berada pada rentang 17-24 tahun. Sebelumnya mereka ada tes wawancara, pelatihan koreografi, dan dilanjutkan dengan membuat video aksi nyata turun langsung ke lapangan," jelasnya.
Selama mengikuti proses seleksi, lanjut Mayun menerangkan, para finalis sudah menjalani serangkaian protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Selain mengurangi risiko penularan Covid-19, hal tersebut mengingat para finalis nantinya diharapkan menjadi contoh dalam melaksanakan protokol kesehatan di masyarakat terutama di kalangan anak muda. "Harapan saya yang pasti mereka mau berjuang dan berkomitmen, berkolaborasi dengan pemerintah maupun masyarakat, sehingga bisa ikut mengembangkan pariwisata Bali," imbuhnya.
Pemenang Duta Pariwisata Bali 2022 nantinya berkesempatan mengikuti ajang lebih tinggi, yakni Duta Pariwisata Indonesia 2022 yang malam puncak atau grand finalnya akan dilaksanakan di Kalimantan Timur pada November 2022. Tujuan dari ajang tersebut untuk membentuk karakter generasi muda, agar nantinya bisa menjadi garda terdepan sekaligus penggerak generasi muda lainnya untuk sadar akan wisata. Selain itu juga bertujuan mengajak masyarakat lokal berdikari dalam ekonomi, kebudayaan, dan lingkungan. (dha)










