Yudisium ke-30 Pascasarjana Unwar, 117 Lulusan Siap Berkontribusi untuk Bangsa

IMG-20260411-WA0014
Yudisium Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa ke-30 periode April 2026 yang berlangsung di Prama Sanur Beach, Sabtu (11/4/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menorehkan capaian membanggakan melalui pelaksanaan Yudisium ke-30 periode April 2026 yang berlangsung di Prama Sanur Beach, Sabtu (11/4/2026).

Sebanyak 117 yudisiawan dan yudisiawati dari sembilan program studi resmi dilepas untuk melanjutkan kiprah di dunia profesional maupun akademik.

Momentum ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan yang telah menuntaskan pendidikan jenjang magister dan doktor. Di tengah suasana penuh khidmat dan kebanggaan, para lulusan diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Pascasarjana Unwar.

Dekan Fakultas Pascasarjana Unwar, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan. Ia menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akhir, melainkan penanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh proses akademik yang telah dirancang oleh masing-masing program studi.

“Yudisium ini merupakan tanda bahwa para lulusan telah menjalankan seluruh proses tridharma perguruan tinggi yang diprogramkan. Ini menjadi bukti bahwa mereka layak menyandang gelar akademik sesuai bidang keilmuannya,” Mahendrawati.

Mahendrawati melanjutkan, dari total 10 program studi yang ada di Pascasarjana Unwar, sebanyak sembilan program studi telah meluluskan mahasiswa pada periode ini. Satu program studi, yakni Magister Ilmu Biomedis, belum melaksanakan yudisium karena masih tergolong baru dan baru menjalani dua semester perkuliahan.

Mahendrawati menekankan pentingnya semangat pembelajaran berkelanjutan bagi para lulusan. Menurutnya, proses belajar tidak berhenti pada yudisium dan wisuda, melainkan harus terus dikembangkan seiring dinamika global yang semakin kompleks.

“Pembelajaran harus terus dibangun dengan semangat nilai-nilai Sapta Bayu. Lulusan Pascasarjana Unwar diharapkan tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus meningkatkan wawasan dan kemampuan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

BACA JUGA:  Workshop Penelitian International, PPs UNR Undang Profesor dari Torrens University

Menurutnya sebagian besar alumni Pascasarjana Unwar telah menempati posisi strategis di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta, di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Hal ini menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan yang diberikan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, baik dari sisi soft skills maupun hard skills.

Sementara itu, Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya yudisium tersebut. Ia menilai lulusan Pascasarjana Unwar merupakan aset penting yang mencerminkan jati diri dan karakter institusi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

“Yudisium ini menjadi bukti bahwa Pascasarjana Unwar terus menunjukkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, baik di jenjang magister maupun doktor, yang siap berkontribusi bagi pembangunan Bali dan Indonesia,” ungkap Suranaya Pandit.

Dukungan juga disampaikan Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Ia berharap para lulusan dapat mengembangkan potensi diri melalui keterampilan teoretis dan teknis yang telah diperoleh selama masa studi.

“Dengan gelar yang diraih, para lulusan harus mampu meningkatkan kompetensi sesuai bidangnya, serta memberikan dampak positif di lingkungan kerja dan masyarakat. Inovasi dan kontribusi nyata sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Dari total 117 lulusan, tiga di antaranya merupakan lulusan program doktor. Pada kesempatan ini juga diumumkan para lulusan terbaik dari masing-masing program studi yang berhasil meraih prestasi akademik gemilang.

Lulusan terbaik Program Doktor Hukum diraih oleh Dr. Putu Kharisa Pramudya, S.H., M.Kn. dengan IPK sempurna 4,00. Prestasi serupa juga diraih oleh sejumlah lulusan magister, di antaranya Gede Harry Pratama Saputra, S.M., M.M. dari Magister Manajemen, I Nyoman Arta Wirawan, S.Pt., S.H., M.H. dari Magister Hukum, Genvil Darmarris, S.S., M.Li dari Magister Linguistik, serta Ketut Gede Wiguna, S.IP., M.A.P dari Magister Administrasi Publik, yang semuanya meraih IPK 4,00.

BACA JUGA:  Dosen ITB STIKOM Bali Bantu Usaha Kerajinan Panggul Sidhakarya di Desa Lodtunduh

Selain itu, Ni Komang Tika Apsari Wijaya, S.H., M.Kn dari Magister Kenotariatan dan Maria Magdalena Yulia Ratnaningtyas, S.Tp., M.Si dari Magister Sains Pertanian juga mencatatkan IPK 4,00. Sementara Komang Sandiaskara Wibawa, S.Tr.Spl., M.T dari Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan meraih IPK 3,60, serta Ni Putu Monika Cahyanti, S.Ak., M.Ak dari Magister Akuntansi turut meraih IPK 4,00.

Yudisium ke-30 ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan lulusan, tetapi juga menjadi refleksi atas komitmen Pascasarjana Unwar dalam mencetak generasi unggul yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Dengan bekal ilmu dan nilai yang telah ditanamkan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat. (rel)

 

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top