DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya melalui pelaksanaan Wisuda ke-80 yang digelar di The Meru Sanur, Sabtu (2/5).
Dalam prosesi penuh khidmat tersebut, sebanyak 1.307 wisudawan dan wisudawati periode Mei 2026 resmi menerima ijazah, menandai lahirnya generasi baru lulusan yang diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menjelaskan bahwa para lulusan berasal dari berbagai fakultas, yakni Fakultas Hukum sebanyak 229 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 563 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 65 orang, Fakultas Sastra 77 orang, Fakultas Teknik dan Perencanaan 70 orang, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi 30 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 157 orang, serta Fakultas Pascasarjana 116 orang.
“Dengan wisuda kali ini, total alumni Universitas Warmadewa telah mencapai 48.609 orang,” ungkap Prof. Pandit.
Dari sisi akademik, kualitas lulusan Unwar menunjukkan performa membanggakan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tercatat tinggi, yakni Doktor 3,99, Magister 3,94, Sarjana 3,78, dan Diploma 3,81. Sementara rata-rata masa studi juga tergolong efisien, dengan Doktor 3,53 tahun, Magister 1,75 tahun, Sarjana 3,77 tahun, serta Diploma 4,1 tahun.
Saat ini, Unwar memiliki 12.338 mahasiswa aktif pada tahun akademik 2024/2025 yang didukung oleh 458 dosen dan 242 tenaga kependidikan. Angka tersebut memperlihatkan kapasitas besar kampus dalam menjaga mutu pendidikan tinggi di Bali.
Sepanjang tahun 2026, Unwar juga menunjukkan prestasi signifikan di bidang tridharma perguruan tinggi. Kampus ini berhasil meraih 10 prestasi akademik internasional dan 3 nasional, serta 1 prestasi non-akademik internasional, 13 nasional, dan 3 regional.
Dalam sektor penelitian dan pengabdian masyarakat, Unwar mencatat 262 judul penelitian dan 222 program pengabdian kepada masyarakat. Produktivitas ilmiah juga meningkat melalui 84 artikel terindeks Scopus, 79 jurnal internasional, dan 23 jurnal nasional. Selain itu, kampus ini menghasilkan 31 hak cipta serta 19 buku ber-ISBN.
Sebagai bagian dari visi besar menuju Go Global 2034, Unwar terus memperluas jejaring internasional melalui 403 kerja sama aktif, termasuk 53 mitra luar negeri. Program Warmadewa International Program juga telah menghadirkan mahasiswa asing dari Jerman, Prancis, dan Austria.
Capaian global semakin diperkuat dengan keberhasilan Unwar masuk dalam QS World University Rankings Asia 2026 dan Times Higher Education (THE), menjadikannya salah satu perguruan tinggi swasta di Bali yang semakin diperhitungkan di panggung internasional.
Dari total 29 program studi yang dimiliki, sebanyak 17 program studi telah terakreditasi Unggul, 6 Baik Sekali, 4 Baik, serta 2 program studi baru, yakni Profesi Arsitek dan Magister Ilmu Biomedis masih proses akreditasi karena baru memulai perkuliahan.
Sementara, dalam wisuda ke 80 ini, juga di luncurkan Prodi baru yakni Fisioterapi yang dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Untuk mendukung internasionalisasi, Unwar juga mengembangkan kelas berbahasa Inggris, mobilitas mahasiswa ke luar negeri, hingga rencana double degree dengan kampus mitra internasional.
Momentum wisuda kali ini juga menjadi sejarah baru dengan diluncurkannya organisasi alumni resmi, Keluarga Besar Alumni Warmadewa (KABAWAR), yang menggantikan IKADEWA.
Kehadiran KABAWAR diharapkan mampu memperkuat legalitas organisasi alumni, mempererat jejaring antaralumni, serta meningkatkan tracer study lulusan. Tak hanya itu, Unwar juga memperkenalkan kartu alumni multifungsi yang berfungsi sebagai identitas resmi, e-money, dan kartu ATM melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan keluarga, seraya menekankan pentingnya karakter sapta bayu, critical thinking, cerdas, inovatif, solutif, dan professional, sebagai bekal menghadapi masa depan.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan baru untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Dengan sederet capaian, inovasi, dan langkah strategis tersebut, Wisuda ke-80 bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi simbol komitmen Universitas Warmadewa dalam mencetak lulusan unggul, memperkuat riset, dan menegaskan eksistensinya sebagai kampus berdaya saing global. (rel)










