Wayan Mara Didukung Maju Caleg DPRD Karangasem

Pemilik sapaan Mara ‘Sija’ ini, diyakini mampu merebut satu kursi legislatif karena peran-aktifnya melayani masyarakat sejak menjabat Kepala Dusun Kaler.

(Last Updated On: )

I Wayan Mara, SH.

 

AMLAPURA – fajarbali.com | Menjelang pesta demokrasi/Pemilu 2024, nama I Wayan Mara, SH., tokoh muda asal Banjar Kaler, Desa Antiga, Manggis, Karangasem, mendapatkan dukungan deras dari sebagian masyarakat untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Karangasem.

Pemilik sapaan Mara ‘Sija’ ini, diyakini mampu merebut satu kursi legislatif karena peran-aktifnya melayani masyarakat sejak menjabat Kepala Dusun Kaler (sekarang Pelaksana Kewilayahan – red). Jabatan Pelaksana Kewilayahan Dusun Kaler sendiri masih ia emban hingga saat ini. 

Tokoh masyarakat Antiga Dr. I Nengah Suriata, MH., dikonfirmasi dari Denpasar, Minggu (5/2/2022) mengaku senang jika ada kader muda yang tertarik atau ditarik ke dunia politik praktis.

“Siapa pun itu, apalagi tokoh muda, putra-putri terbaik desa kita, saya pribadi mendukung. Sayang sekali potensi suara kita tidak dimaksimalkan,” kata mantan Perbekel Desa Antiga ini.

Suriata melanjutkan, masyarakat Antiga sangat merindukan punya sosok legislator setelah 20 tahun lebih tidak ada nama putra Antiga yang mewakili langsung aspirasinya.

Terakhir, menurut Suriata, putra asli Antiga berhasil merebut satu kursi DPRD pada Pemilu 1999, dan saat itu sistemnya belum pencoblosan langsung oleh masyarakat.

Suriata memberikan saran, jika Mara ‘Sija’ serius, ke arah politik praktis, maka mekanisme harus diikuti. Misalnya harus mengundurkan diri dari Pelaksana Kewilayahan Dusun Kaler, memilih kendaraan politik (partai) kemudian mulai menyosialisasikan gagasan ke masyarakat calon pemilih.

“Alangkah baiknya temui dulu tokoh atau panglingsir desa, kita rembugkan bersama bagaimana langkahnya. Barangkali ada juga calon lain dari Antiga Kelod. Tidak menutup kemungkinan,” sarannya.

Masih menurut pria yang saat ini fokus menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi di Denpasar, potensi suara di Desa Adat Angentelu (gabungan Antiga dan Antiga Kelod) sekitar 9000. Belum lagi desa penyangga seperti Gegelang sekitar 7000 suara.

Jika bisa dimaksimalkan, ia yakin Desa Angantelu tidak hanya memiliki wakil di tingkat kabupaten namun juga di level provinsi.

“Jangan lupakan juga desa lain yang masuk daerah pemilihan Kecamatan Manggis. Saya rasa Manggis Barat, dari Ulakan ke barat bisa didekati,” kata Suriata.

Menanggapi dukungan terhadap dirinya, Mara ‘Sija’ mengaku masih fokus melayani masyarakat sebagai pelaksana kewilayahan.

“Saya sudah dengar ada dukungan. Tapi itu masih jauh. Saya sangat menghargai dan terima kasih atas dukungan itu. Kita lihat saja nanti. Masih jauh,” katanya singkat. (Gde)

Next Post

Bupati Giri Prasta Komit Dukung Kegiatan Sekaa Teruna

Sen Feb 6 , 2023
“Saya memberikan motivasi kepada generasi muda sebagai agen perubahan. Generasi muda harus membawa perubahan yang lebih baik, melek teknologi dan menjadi tuan di rumah sendiri,"

Berita Lainnya